FIRST TIME KE TURKI, SENENG TAPI CULTURE SHOCK 🦋😶
Ini pertama kalinya aku ke Turkey dan overall aku kasih 4/5 ⭐
Jujur pengalaman di sana cukup memorable buat aku. Yang paling kerasa itu mereka muslim-friendly banget ✅️
Cari makanan halal gampang, jadi nggak terlalu kepikiran soal makanan.
Terus tempat bersejarahnya juga banyak banget ✅️
Rasanya hampir setiap hari ada aja tempat yang bisa dikunjungi, jadi nggak gampang bosan.
Hospitality mereka juga surprisingly bagus ✅️
Karena ternyata mereka sudah cukup familiar sama turis Indonesia. Bahkan di beberapa tempat wisata atau travel, ada yang bisa bahasa Indonesia 😊✨️
Dan tentu saja… aku nyobain es krim Turki itu ✅️✨️
Yang penjualnya suka narik-narik es krimnya terus nyuruh kita ambil itu. Jujur seru banget dan memang se-hype itu.
Tapi ada beberapa culture shock juga buat aku.
Mereka orangnya cukup straight to the point. Jadi kadang kalau terdengar agak “galak”, sebenarnya memang cara bicara mereka aja 😅
Terus menurut aku, transportasi di sana nggak semudah negara seperti Jepang. Makanya aku lebih recommend ikut travel kalau memang pertama kali ke sana.
Dan satu hal lagi…
banyak banget makanan berbahan daging domba 🥲 Aku udah coba beberapa kali tapi ternyata kurang cocok sama baunya. Dan karena ikut tour, lumayan sering ketemu menu itu 😭
Tapi overall, pengalaman ke Turki tetap seru banget dan pengen balik lagi suatu hari nanti 🤭👒
#MyJourney #traveling #travelrecommendation #travelexperience
Mengunjungi Turki untuk pertama kali benar-benar memberikan pengalaman yang mendalam dan unik. Selain keramahan masyarakat yang ramah Muslim dan mudahnya mendapatkan makanan halal, saya menemukan bahwa budaya Turki memang sangat berbeda dengan Indonesia. Contohnya, cara orang Turki berbicara yang cukup to the point dan terkesan tegas awalnya terasa mengejutkan, namun setelah terbiasa justru membuat komunikasi menjadi efisien. Transportasi publik di Turki memang cukup menantang bagi wisatawan baru. Untuk itu, mengikuti travel tour sangat membantu agar perjalanan lebih lancar, terutama untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata bersejarah seperti Hagia Sophia, Masjid Biru, dan Istana Topkapi. Kesempatan mencoba es krim khas Turki adalah salah satu highlight yang berkesan; interaksi dengan penjual yang suka bermain-main es krim sangat menghibur dan menjadi kenangan tersendiri. Satu hal menarik lainnya adalah keberadaan menu makanan berbahan daging domba yang sangat dominan. Bagi yang kurang cocok dengan aroma dan rasa daging ini, bisa jadi sedikit tantangan, namun kitapun dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mencoba kuliner otentik Turki lainnya yang lezat dan beragam. Secara keseluruhan, pengalaman ini sangat menambah wawasan tentang kebudayaan dan tradisi Turki. Bukan hanya sekadar menjelajah tempat wisata, tetapi juga merasakan langsung kultur yang berbeda. Pengalaman pribadi ini sangat saya rekomendasikan bagi siapa saja yang ingin berwisata sambil belajar dan membuka pemahaman lintas budaya, terutama untuk traveler Muslim yang mencari destinasi ramah halal dan penuh sejarah.


