Lindungi hutan Tesso Nilo, lindungi hak para gajah dan seluruh satwa lainnya🙏
*semua footage video diambil dari akun @btn_tessonilo
*sound: suara Pak @eko.pramuji1 @ekoranger saat lagi live safari night Jumat, 10/10/2025
Taman Nasional Tesso Nilo bukan hanya sekadar area konservasi biasa, melainkan rumah bagi berbagai satwa liar, termasuk gajah-gajah yang menjadi simbol keindahan dan keseimbangan alam di sana. Salah satu cerita yang sangat menyentuh datang dari gajah muda bernama Domang, yang menjadi sosok penting dalam menjaga jalur hidup dan wilayah jelajah mereka. Sebagai saksi hidup dari deforestasi dan semakin sempitnya ruang gerak satwa liar, Domang dan kawanan gajah lainnya menghadapi tantangan besar akibat aktivitas manusia yang mengganggu habitat mereka. Dari rekaman video dan suara live yang diambil, kita bisa merasakan langsung bagaimana perjuangan Domang melewati rintangan seperti jalur tersumbat dan hutan yang terus berkurang. Mengamati perjalanan Domang yang gigih menjaga jalur jalannya merupakan pengingat kuat bagi kita semua betapa pentingnya menjaga habitat asli mereka. Seperti halnya manusia, gajah juga memiliki kehidupan sosial yang kompleks dan membutuhkan ruang untuk hidup nyaman tanpa gangguan. Selain itu, gajah-gajah di sana turut berperan sebagai petani hutan yang membantu menyebarkan benih-benih tumbuhan, menjaga keseimbangan ekosistem dengan cara yang alami dan berkelanjutan. Sayangnya, kesalahpahaman yang menganggap gajah sebagai hama justru menambah beban tekanan bagi mereka. Melalui cerita Domang ini, kami mengajak para pembaca untuk ikut serta dalam menyuarakan pentingnya pelestarian Taman Nasional Tesso Nilo. Dukungan dari kita semua dapat membantu memperjuangkan hak hidup nyaman para satwa di hutan yang mulai tergerus ini. Mari sebarkan pesan ini sebagai bentuk kepedulian dan tindakan nyata agar generasi mendatang dapat terus menyaksikan keindahan dan keunikan satwa liar yang ada di Indonesia, khususnya di Tesso Nilo.




























