Kami butuh tanda tangan kakak2 semua di Petisi ini https://www.change.org/SatgasEEHV Ini adalah upaya kita bersama untuk mendorong Pemerintah untuk segera membuat Satgas EEHV Nasional. Kita sudah terlalu banyak kehilangan anak gajah.. Semoga Petisi ini didengar oleh Pak Presiden RI @prabowo dan jajaran menteri @kemenhut_ri @ditjenphl @partaigerindra
**Poto dan caption by @forgajahrahman
#gajahsumatera #savegajahsumatera #lindungigajah #fyp #vaksineehv
Virus EEHV (Elephant Endotheliotropic Herpesvirus) menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan hidup anak gajah Sumatera. Meskipun gajah dewasa dapat bertahan, virus ini sangat mematikan bagi anak-anak gajah yang baru lahir atau masih muda. Beberapa kasus kematian anak gajah karena virus ini sudah tercatat di berbagai wilayah seperti Tangkahan, Lampung, dan Riau, yang menunjukkan betapa pentingnya langkah konkrit dan terkoordinasi dalam penanganan pandemi ini. Membentuk Satgas EEHV Nasional bukan hanya soal pelestarian satu spesies, tetapi juga menjaga ekosistem hutan yang bergantung pada peran gajah sebagai spesies kunci. Satgas ini harus melibatkan berbagai lembaga seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), institusi pendidikan tinggi, serta organisasi konservasi dan NGO. Kolaborasi ini penting untuk melakukan riset ilmiah, pengembangan vaksin dan sistem deteksi dini, serta memberikan pelatihan teknis kepada dokter hewan dan mahout (penjaga gajah). Salah satu tantangan terbesar dalam menangani EEHV adalah kecepatan virus ini menyerang dan menyebar, yang membuat pendekatan medis dan pencegahan harus cepat dan tepat. Contohnya, induk gajah mengandung selama 22 bulan, namun virus EEHV bisa membunuh anak gajah dalam waktu 24 jam. Oleh karena itu, teknologi deteksi dini dan alat medis yang memadai sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa anak gajah tersebut. Selain peran pemerintah dan ilmuwan, dukungan masyarakat luas sangat dibutuhkan. Dengan menandatangani petisi di https://www.change.org/SatgasEEHV, masyarakat dapat turut mendorong pemerintah bekerja lebih serius dan lebih cepat dalam membentuk Satgas EEHV serta mengalokasikan sumber daya yang diperlukan. Petisi ini diharapkan dapat segera didengar oleh Presiden RI dan kementerian terkait agar langkah nyata dapat segera terwujud. Membangun kesadaran dan menjaga keberlangsungan populasi gajah Sumatera berarti menjaga kekayaan alam dan warisan nasional yang sangat berharga. Jangan sampai anak gajah yang malang seperti "Tari" menjadi cerita tragis yang terus berulang. Melalui upaya bersama, mulai dari penelitian, vaksinasi, deteksi dini, hingga pelatihan teknis lapangan, kita bisa menghadirkan harapan baru terhadap konservasi gajah Sumatera dan masa depan hutan di Indonesia. Mari bersama lindungi anak gajah dan hutan kita dengan memperjuangkan terbentuknya Satgas EEHV Nasional dan mendukung segala upaya mitigasi yang sudah terbukti efektif dari pengalaman negara lain seperti Thailand. Setiap tanda tangan sangat berarti sebagai bentuk solidaritas dan dukungan nyata untuk pelestarian gajah Sumatera.





