Enak ya Dondon eo mamamu baru keluar masih hangat dan empuk 🤗🤗🐘
🎬live tt @twa.buluhcina
🧑 @om dona 3🐘
Sebagai seorang pengunjung TWA Buluh Cina, saya pernah menyaksikan langsung perilaku unik bayi gajah yang memakan kotoran induknya—suatu fenomena yang mungkin terdengar janggal bagi banyak orang. Namun, hal ini sebenarnya merupakan proses alami yang sangat penting bagi perkembangan kesehatan mereka. Bayi gajah lahir tanpa mikroorganisme pencernaan yang diperlukan untuk mencerna serat tumbuhan. Melalui konsumsi kotoran induk yang masih fresh dan mengandung bakteri baik, mereka memperoleh mikroba esensial guna membentuk sistem pencernaan yang optimal. Feses tersebut kaya akan bakteri baik yang membantu memecah serat tumbuhan yang sulit dicerna langsung oleh usus yang belum matang. Selain bakteri, kotoran ini juga mengandung sisa serat, air, dan nutrisi yang masih tersisa, memberikan asupan tambahan yang membantu bayi gajah selama masa transisi mengonsumsi makanan padat. Proses ini mirip dengan perilaku beberapa hewan lain yang menggunakan kotoran sebagai sumber bakteri usus alami. Melihat fenomena ini membuat saya memahami betapa pentingnya keseimbangan mikrobiota usus dalam mendukung kesehatan hewan, terutama pada masa awal kehidupan. TWA Buluh Cina tidak hanya menjadi tempat konservasi, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengamati interaksi alamiah yang jarang diketahui orang banyak. Jadi, perilaku makan kotoran ini bukan tanda keburukan, melainkan kunci vital bagi pertumbuhan bayi gajah yang sehat dan kuat.
