Tumis godong kates š„° . #resepsimple #masakansimple #idemenuharian #masakansederhana
Jujur dulu aku kurang suka oseng godong kates karena kebayang pahitnya. Tapi setelah coba beberapa cara, ternyata tumis daun pepaya bisa enak banget dan jadi lauk favorit di rumah. Biasanya aku pilih daun pepaya yang masih muda, warnanya hijau segar dan nggak terlalu tua. Daun yang terlalu tua biasanya lebih keras dan pahit. Kalau dapat satu ikat di pasar, langsung kupetiki, cuci bersih, lalu direbus dulu pakai lempuyang atau bisa juga ditambah sedikit garam. Rebusnya jangan terlalu lama, cukup sampai layu, lalu buang air rebusannya. Ini cukup membantu ngurangin rasa pahit. Untuk bumbunya aku pakai bumbu iris sederhana: bawang merah, bawang putih, dan cabe sesuai selera pedas. Aromatic-nya aku suka tambah daun salam dan lengkuas, bikin wangi tumisan jadi mirip masakan rumahan ibu-ibu Jawa. Kadang kalau ada, aku tambahin sedikit terasi atau ikan teri pas menumis, jadi oseng godong kates terasa lebih kaya rasa. Cara masaknya: tumis bawang merah, bawang putih, dan cabe sampai harum, masukkan daun salam dan lengkuas. Setelah itu baru masuk daun pepaya yang sudah direbus tadi. Aduk rata, lalu bumbui dengan saos tiram, gula, garam, dan penyedap secukupnya. Saos tiram ini menurutku kunci biar tumis daun pepaya jadi gurih dan tidak terlalu "hijau" rasanya. Masak sebentar saja sampai bumbu meresap. Kadang aku kombinasikan tumis daun pepaya ini dengan tempe goreng, telur dadar, atau ikan asin. Disantap sama nasi hangat, rasanya benar-benar kaya, walau bahan-bahannya sederhana. Menu ini cocok banget buat #resepsimple, #masakansimple dan #idemenuharian karena cepat, murah, dan tetap bergizi. Kalau kamu baru pertama kali coba oseng godong kates, jangan takut gagal. Kuncinya di proses rebus daun pepaya dan pengaturan bumbu. Coba beberapa kali, sesuaikan rasa manis, asin, dan pedas sesuai selera keluarga. Lama-lama kamu bakal nemuin versi tumis daun pepaya favoritmu sendiri, dan siapa tahu bisa jadi menu andalan di meja makan setiap minggu.