Belajar Mengelola Emosi Ibu
Memang, rumah rapi itu hanya beberapa menit aja. Kalo ada toodler, udah pasti nggak akan bisa rapi, isi rumah.
#PerasaanKu harus dikelola dengan baik, jangan sampai ikut-ikutan stres lihat rumah seperti kapal pecah 😂
Udah bisa me time aja buat kita, si IRT, itu udah bagus banget. Buat ngembaliin mood kita, supaya lebih baik lagi 😎
Menjadi ibu dengan anak toddler memang penuh tantangan, terutama saat keadaan rumah sering berantakan karena si kecil suka eksplorasi dan mencoba hal-hal baru. Dari pengalaman yang dibagikan, penting untuk mengetahui cara mengelola emosi agar tidak mudah stres melihat kondisi rumah yang seperti kapal pecah. Salah satu kunci utama adalah dengan mengenali bahwa kekacauan itu wajar dan bagian dari proses tumbuh kembang anak. Dengan membiarkan anak belajar dari lingkungan sekitar, kita juga mengajarkan mereka tentang batasan, terutama mengenal apa yang berbahaya dan tidak. Ini menjadi kesempatan belajar rasa dan pengendalian diri untuk anak. Selain itu, sebagai ibu, penting untuk mengambil waktu "me time" untuk memperbaiki mood dan menenangkan pikiran. Me time ini bisa berupa aktivitas sederhana seperti membaca, berolahraga, atau melakukan hal yang disukai agar energi positif kembali. Dengan mood yang baik, ibu akan lebih sabar dan mampu menghadapi hari-hari dengan penuh kasih sayang. Memahami konsep menjadi "ibu peri" dibandingkan "monster" juga sangat krusial. Ini berarti memilih untuk menjadi sosok yang sabar dan penuh kasih saat berhadapan dengan anak, bukan sosok yang marah dan lelah. Pola asuh seperti ini tidak hanya membuat suasana rumah jadi lebih tenang tapi juga mendukung tumbuh kembang anak secara emosional. Pada akhirnya, menjaga keseimbangan emosi ibu dan menerima keadaan rumah yang dinamis adalah hal yang paling penting. Jadikan fase ini sebagai pembelajaran untuk saling memahami antara ibu dan anak, sehingga tercipta suasana rumah yang harmonis dan penuh cinta walaupun tidak selalu rapi.




setuju banget kak, aku juga lagi belajar nih.