The Ordinary Glycolic Acid 7%
Pake glycolic Acid dari The Ordinary bagus bgt bener bener melembabkan kulit dan bikin cerah area area gelap di badan. Dan bisa juga loh merawat rambut karena ada ekstrak gingseng nya. #glycolic acid toner #glycolicacidtoner #theordinaryskincare #tonerbadan #glycolicacidordinary
Awalnya aku juga bingung, glycolic acid itu sebenarnya apa dan fungsinya buat apa sih? Setelah coba The Ordinary Glycolic Acid 7% ini beberapa waktu, baru kerasa banget bedanya di kulit. Jadi, glycolic acid adalah AHA (alpha hydroxy acid) yang bersifat water-based. Tugas utamanya buat eksfoliasi kimia, alias membantu meluruhkan sel kulit mati di permukaan kulit. Bedanya sama scrub fisik, teksturnya cair kayak toner biasa, nggak ada butiran, jadi lebih lembut dan nggak bikin gesek-gesekan keras di kulit. Kalau ditanya glycolic acid untuk apa, di aku manfaat paling kerasa adalah: 1. Meratakan tekstur kulit, terutama di area yang suka kasar kayak siku, lutut, dan tumit. 2. Membantu mencerahkan area gelap di tubuh seperti ketiak, lipatan leher, dan belakang paha. 3. Bikin kulit badan kelihatan lebih halus dan glowing kalau dipakai rutin. Tekstur The Ordinary Glycolic Acid 7% ini cair, mirip air tapi sedikit lebih “berisi”. Saat dituang ke kapas lalu diusap ke kulit, rasanya agak dingin, kadang ada sensasi tingling ringan di awal, terutama kalau kulit lagi sensitif. Buat aku masih wajar, tapi kalau kamu merasa perih banget, mending dikurangi frekuensinya. Cara pakai versiku: - Malam hari, 2–3x seminggu (nggak tiap hari). - Setelah mandi dan kulit sudah benar-benar kering, aku tuang ke kapas lalu usap pelan di area yang ingin di-eksfoliasi: ketiak, siku, lutut, lipatan leher. - Setelah menyerap, aku selalu lanjut pakai body lotion yang melembapkan biar kulit nggak kering. Untuk wajah, glycolic acid exfoliating toner ini sebenarnya bisa dipakai juga, tapi aku pribadi lebih hati-hati. Biasanya aku pakai hanya di area tertentu yang teksturnya nggak rata, dan nggak aku gabung dengan aktif lain seperti retinol atau vitamin C di malam yang sama. Kalau kamu pemula, saran aku: patch test dulu di bagian kecil wajah, pakai 1–2x seminggu, dan wajib banget pakai sunscreen di pagi hari karena AHA bikin kulit lebih sensitif matahari. Soal estetika, botol toner glycolic acid dari The Ordinary ini termasuk "aesthetic" banget menurutku: botol bening, label putih minimalis, tekstur cair kekuningan yang kelihatan jelas di dalam botol. Di rak skincare jadi kelihatan rapi dan clean. Buat yang suka foto-foto skincare aesthetic, bentuk botol dan warna tonernya lumayan instagramable. Buat kamu yang penasaran perbedaan glycolic acid exfoliating toner dengan serum: kalau toner biasanya teksturnya lebih cair dan fokus ke eksfoliasi permukaan, sedangkan serum glycolic acid cenderung lebih kental dan bisa terasa lebih kuat di kulit. Di aku, pakai versi toner sudah cukup, terutama untuk badan. Tips singkat kalau mau coba The Ordinary Glycolic Acid 7%: - Jangan dipakai di kulit yang luka atau habis dicukur/wax, tunggu beberapa hari dulu. - Hindari area sensitif banget. - Selalu kombinasikan dengan pelembap setelahnya. - Rutin tapi nggak berlebihan; konsisten 2–3x seminggu lebih aman. Intinya, di aku eksfoliasi glycolic acid pakai toner ini bantu banget buat tekstur dan kecerahan kulit, terutama area gelap di badan. Yang penting, tetap dengarkan reaksi kulitmu dan jangan skip sunscreen kalau kamu juga pakai di wajah.



