... Baca selengkapnyaAku dulu kenalnya kue roro mendut itu dibungkus daun pisang, bentuknya mungil dan aromanya khas banget. Tapi makin ke sini, mulai sering lihat versi modernnya: mendut cup plastik. Awalnya ragu, takut rasanya jadi beda. Setelah beberapa kali coba bikin sendiri, ternyata enak juga dan lebih praktis, apalagi kalau buat jualan atau suguhan acara.
Untuk mendut cup, aku pakai cup plastik kecil supaya tetap kelihatan mungil dan lucu. Adonan kuenya biasanya dibuat dari tepung ketan, gula, garam sedikit, dan santan. Warnanya bisa macam-macam: merah, hijau, kuning, bahkan ungu. Tips pribadi, aku suka pakai pewarna makanan yang sedikit saja supaya warna cerah ceria tapi tetap aman dan nggak pahit. Isiannya bisa kelapa parut gula merah, atau kalau mau versi simpel bisa pakai meses atau selai, tapi favoritku tetap kelapa gula merah biar nuansa tradisionalnya kerasa.
Saus santan untuk mendut cup juga penting. Biasanya aku rebus santan dengan daun pandan, sedikit garam, dan sedikit tepung maizena atau tepung beras sebagai pengental. Teksturnya jangan terlalu kental supaya mudah disiram ke atas mendut dalam cup plastik. Setelah mendut matang dan masuk cup, aku tunggu agak hangat baru siram dengan saus santan putih. Hasilnya cantik: mendut warna-warni dengan saus santan putih dan aroma daun pandan yang wangi.
Yang bikin mendut cup ini menarik, dibanding kue roro mendut versi tradisional Jawa yang dibungkus daun, adalah tampilannya lebih modern dan mudah dibawa-bawa. Cocok buat ide jualan di sekolah, kantin, atau online. Untuk harga jual, aku biasa sesuaikan ukuran cup plastik dan topping, kalau mau lebih menarik bisa ditambahkan sedikit taburan wijen atau potongan kecil daun pandan di atasnya.
Kalau kamu baru pertama kali coba resep mendut cup, saranku mulai dari porsi kecil dulu. Coba komposisi tepung ketan dan santan sampai teksturnya pas: lembut tapi nggak mudah hancur. Jangan lupa tes rasa manis, karena nanti masih ada saus santan yang juga gurih sedikit asin, jadi kuenya jangan terlalu manis. Dari pengalaman pribadi, mendut cup ini paling enak disajikan dingin atau suhu ruang, jangan terlalu lama di suhu panas supaya santannya nggak cepat basi.
Menurutku, kue tradisional Jawa seperti mendut atau roro mendut ini sayang banget kalau sampai dilupakan. Versi mendut plastik dan mendut cup justru jadi cara kita mengenalkan kue jadul ke generasi sekarang dengan tampilan yang lebih kekinian. Kamu bisa bereksperimen dengan bentuk, warna, bahkan rasa, tapi tetap pertahankan ciri khasnya: tekstur ketan lembut dan saus santan yang harum daun pandan.
klo boleh tau itu cemilan apa tuh kk n boleh spill resep nya kah?.?🙏