Kemarin aku coba moisturizer Viva White yang Yogurt ini karena cocok untuk kulit berminyak. Aku pakai di pagi hari sebelum sunscreen. So far aku suka meski agak thick tapi that's okay. Mungil dan murce! 🧡
Untuk moisturizer ini ada 3 varian: yogurt, mulberry, dan soybean. Ketiganya untuk jenis kulit yang berbeda. Kamu sudah pernah coba juga?
... Baca selengkapnyaAku pertama kali tertarik coba Viva White Moisturizer Yogurt karena lihat klaimnya yang cocok untuk kulit berminyak. Ukurannya cuma 30 mL, mungil banget jadi gampang dibawa ke mana-mana. Harganya juga ramah kantong, jadi kalaupun ternyata kurang cocok, rasanya nggak terlalu sayang di dompet.
Tekstur moisturizer Viva Yogurt ini menurutku agak thick di awal keluar dari tube, tapi begitu diratakan di kulit ternyata nggak seberat kelihatannya. Kalau kulitmu berminyak, tips dari aku: pakai sedikit dulu, titik-titik di dahi, pipi, hidung, dagu, lalu ratakan pelan. Kalau kebanyakan, bisa jadi terasa agak lengket dan butuh waktu lebih lama menyerap.
Di kulitku yang berminyak dan kadang kombinasi, Viva White Moisturizer Yogurt ini lebih enak dipakai di pagi hari sebelum sunscreen. Setelah dipakai, kulit terasa lembap tapi nggak yang super licin. Setelah beberapa menit, efeknya lebih ke lembap tapi tetap ringan. Kalau aku lanjut pakai sunscreen dan bedak tabur tipis, hasilnya masih oke dan nggak cepat mengkilap.
Buat kamu yang masih bingung moisturizer Viva Yogurt ini sebenarnya untuk kulit apa: umumnya lebih cocok ke kulit berminyak atau kombinasi, karena teksturnya nggak terlalu rich seperti krim malam. Kalau kulitmu kering, mungkin akan terasa kurang ‘nendang’ lembapnya dan perlu layer dengan skincare lain yang lebih hydrating.
Selain varian Yogurt, Viva White Moisturizer juga punya varian Mulberry dan Soybean. Mulberry biasanya lebih diarahkan untuk mencerahkan, sedangkan Soybean cenderung lebih lembap dan bisa cocok untuk kulit normal cenderung kering. Jadi sebelum beli, coba sesuaikan dulu sama kondisi kulitmu. Kalau kulitmu gampang minyakan dan sering kusam di T-zone, varian Yogurt ini bisa jadi pilihan awal yang aman.
Untuk manfaat jangka pendek yang aku rasakan dari moisturizer Viva Yogurt ini: kulit terasa lebih halus setelah makeup, nggak gampang ‘cracking’ di area hidung dan sekitar mulut. Minyak di wajah tetap muncul sih, tapi masih dalam batas wajar, bukan yang super kilang minyak. Kalau dipakai rutin pagi hari, kulit terasa lebih terjaga kelembapannya dan nggak sekering biasanya saat di ruangan ber-AC.
Soal harga pelembab Viva White Yogurt ini menurutku jadi salah satu poin plus besar. Dengan isi 30 mL, harganya masih sangat terjangkau buat pelajar atau mahasiswa. Karena teksturnya yang agak thick, pakai sedikit saja sudah cukup untuk satu wajah, jadi isinya cukup awet beberapa minggu bahkan sampai sebulan lebih kalau dipakai sehari sekali.
Kalau kamu baru mulai belajar skincare dan butuh moisturizer murah meriah untuk kulit berminyak, Viva moisturizer Yogurt ini bisa masuk list percobaan. Saran aku, selalu patch test dulu di area kecil wajah selama beberapa hari untuk lihat apakah ada reaksi seperti bruntusan atau jerawat baru. Kalau aman, baru deh lanjut dipakai rutin.
Kesimpulannya, Viva White Moisturizer Yogurt menurutku adalah pelembab basic yang fungsinya lebih ke menjaga kulit tetap lembap dengan harga ekonomis. Jangan berharap hasil instan mencerahkan atau menghilangkan jerawat, tapi sebagai pelembab harian untuk kulit berminyak, produk ini cukup bekerja sesuai ekspektasi dengan rating pribadi sekitar 4 dari 5 bintang.