awal tahun 2021 muka saya ada jerawat 1 tidak di sangka ternyata itu awal dari terkena rosacea😔
makin lama makin banyak jerawat nya, datangnya keroyokan 🤭 tidak hanya jerawat tp kulitpun mulai meradang.
sudah ke dokter setiap bulannya dan sudah ke beberapa dokter kulit, sampai akhirnya ada tetangga yg menyarankan ke klinik yg ada di kota bandung dan saya pun ke sana. ternyata saya bukan kena jerawat melainkan rosacea mata dokter sech jerawat drakula 😁🤭, dan saya dapat pantangan makan dan pola hidup yg memicu terjadinya rosacea ini seperti :
di larang terpapar langsung sinar matahari
jangan makan olahan terigu
goreng2an
jngan makan kasar gula tinggi
hindari makan pedas
hindari makanan dan minuman panas
tidak hnya itu tapi saya juga di kasih cairan untuk kompres muka saya agar tidak meradang merah
sampai akhirnya di tahun 2026
perlahan benjolan berkurang, merah mulai menipis.
tp saya blm sembuh total semoga bisa sembuh seperti sedia kala aamiin aamiin yaa robbal'alamiin 🤲🤲
semangat berjuang untuk sembuh 🤗🤗🥰🥰🥰🥰
1/31 Diedit ke
... Baca selengkapnyaRosacea memang merupakan penyakit kulit kronis yang sering kali disalahartikan sebagai jerawat, seperti pengalaman saya sendiri yang baru tahu setelah konsultasi beberapa dokter dan akhirnya didiagnosis dengan benar di klinik khusus. Kondisi ini biasanya ditandai dengan kemerahan menetap pada area wajah seperti pipi, hidung, dagu, dan dahi, serta munculnya benjolan mirip jerawat yang bisa sangat mengganggu penampilan dan kepercayaan diri.
Salah satu kunci utama dalam mengelola rosacea adalah mengenali dan menghindari pemicu yang menyebabkan flare-up. Pengalaman saya mengajarkan bahwa sinar matahari langsung, makanan olahan terigu, gorengan, gula tinggi, makanan pedas, serta makanan dan minuman panas harus benar-benar dihindari agar inflamasi pada kulit tidak bertambah parah. Penggunaan produk perawatan kulit juga harus sangat selektif, mengedepankan bahan yang lembut dan tidak menimbulkan iritasi.
Dalam keseharian, saya rutin melakukan kompres dengan cairan khusus yang direkomendasikan dokter untuk mengurangi kemerahan dan radang pada wajah. Memang proses penyembuhan rosacea tidak instan, diperlukan waktu dan kesabaran karena kondisi bisa membaik perlahan selama bertahun-tahun, seperti saya yang sejak 2021 mulai merasa tanda-tanda berkurang di tahun 2026.
Selain itu, penting juga berbagi cerita dan dukungan sesama penderita rosacea agar tidak merasa sendiri dalam perjuangan ini. Mencari komunitas atau forum diskusi bisa membantu mengurangi rasa malu dan stres yang sering menjadi beban mental tambahan bagi orang yang mengalami rosacea. Stres sendiri juga dapat memperburuk kondisi kulit sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pola hidup sehat dan kegiatan yang menyenangkan.
Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi motivasi bagi siapa pun yang sedang berjuang melawan rosacea. Jangan menyerah, terus konsultasi dengan dokter kulit terpercaya, patuhi pantangan, dan rawat kulit dengan baik supaya perlahan kondisi bisa membaik seperti yang saya alami. Semangat berjuang dan jaga kesehatan kulitmu ya!
oh jd hrs diet ya kak. ini kyk autoimun gitu bukan sih?