✨Qur'an Jurnaling simple untuk IRT✨
*Quran Journaling Day 02/30 ayat mindfulness*
Kadang sebagai IRT kita merasa: “Kerja terus… tapi tetap saja tidak selesai.”
Rumah berantakan lagi. Cuci piring numpuk lagi. Anak rewel lagi.
Di tengah itu semua, Allah tidak meminta kita menjadi sempurna.
Allah hanya meminta kita mengingat-Nya.
“Maka ingatlah Aku, niscaya Aku akan mengingat kalian.”
— QS. Al-Baqarah:152
Mindfulness terbesar bukan hanya fokus pada momen,
tapi menyadari bahwa Allah hadir di setiap momen.
Coba latih ini hari ini:
Saat lelah → “Ya Allah, cukupkan aku.”
Saat khawatir → “Hasbunallah.”
Karena setiap pekerjaan yang ditemani dzikir…
berubah menjadi ibadah.
🤍 Kalau postingan ini bermanfaat, share ke IRT lain yang butuh penguat.
#quranjournaling #journaling #journalingideas #mindfulness #sitynurulaisyah
Menjadi Ibu Rumah Tangga (IRT) seringkali membuat kita merasa seperti terjebak dalam rutinitas yang tak ada habisnya. Dari mencuci piring yang menumpuk, mengurus anak yang rewel, hingga membersihkan rumah yang seolah tak pernah bersih sempurna, kewajiban ini bisa membuat kita lelah dan merasa kurang dihargai. Namun, melalui Qur'an Journaling yang sederhana, IRT dapat menemukan kekuatan baru untuk menghadapi rutinitas tersebut. Qur'an Journaling adalah praktik menulis refleksi atau catatan yang terinspirasi dari ayat-ayat Al-Qur'an. Cara ini sangat relevan bagi IRT karena bisa menjadikan momen-momen kecil sehari-hari sebagai bentuk pengingat untuk selalu mengingat Allah. Sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 152, "Maka ingatlah Aku, niscaya Aku akan mengingat kalian." Ayat ini mengajarkan bahwa mengingat Allah tidak mengenal waktu dan tempat, bahkan dalam kesibukan rumah tangga sekalipun. Mindfulness dalam konteks Qur'an Journaling bukan hanya soal fokus pada tugas yang sedang dilakukan, tetapi juga kesadaran bahwa Allah hadir dalam setiap aktivitas tersebut. Saat lelah, mengucapkan “Ya Allah, cukupkan aku” bisa menjadi dzikir yang menguatkan hati. Saat khawatir atau stres, kalimat “Hasbunallah” membantu kita berserah dan tenang. Melalui journaling, kita bisa menulis perasaan kita, refleksi ayat-ayat Al-Qur'an yang memotivasi, serta doa-doa singkat yang kita baca setiap hari. Ini menjadi cara yang bagus untuk mengevaluasi diri dan memperdalam hubungan spiritual. Dengan menggabungkan dzikir dan journaling, rutinitas yang padat berubah menjadi ibadah, menjadikan setiap pekerjaan bermakna dan membawa keberkahan. Tips sederhana untuk memulai Qur'an Journaling untuk IRT: 1. Gunakan alat yang simpel seperti buku catatan dan pulpen, atau aplikasi journaling yang mudah diakses. 2. Pilih satu ayat yang menyentuh hati setiap harinya dan tuliskan bagaimana ayat itu relevan dengan kondisi dan perasaanmu. 3. Sisipkan dzikir singkat di sela-sela kegiatan rumah tangga. 4. Lakukan refleksi ringan di akhir hari, bersyukur atas pencapaian kecil dan latihan kesabaran. Dengan konsistensi, Qur'an Journaling bisa menjadi sumber kekuatan mental dan spiritual yang membantu IRT menjalani hari dengan lebih penuh syukur, sabar, dan semangat. Jadi, jangan ragu untuk mencoba langkah sederhana ini dan bagikan manfaatnya kepada sesama IRT yang memerlukan penguat hati.











































































