Tetaplah tertanam dan bertumbuh di dalam Firman Tuhan
Pohon besar dan kuat yang tetap berdiri di terpa badai, bukan karena Badai nya yang berhenti, namun karena akar pohon nya tertanam kuat.
.
Tetap lah tertanam kuat di dalam Firman Tuhan. Dan tetaplah menjadi pelaku Firman Tuhan walaupun keadaan sulit sekalipun.
.
Tetaplah bertumbuh, karena hasil dari iman yang kuat adalah Damai sejahtera dari Kasih Tuhan Yesus.
Mengalami kehidupan beriman seperti menanam pohon yang kuat memang memerlukan akar yang dalam dan kokoh. Dalam pengalaman pribadi saya, ketika saya rutin membaca dan merenungkan Firman Tuhan, saya merasakan kekuatan yang tidak goyah dalam menghadapi berbagai badai kehidupan, seperti stres pekerjaan, masalah keluarga, atau ketidakpastian masa depan. Mazmur 1:3 menyatakan bahwa orang yang berakar dalam firman Tuhan akan berbuah pada waktunya dan tidak akan layu. Saya menemukan hal ini benar-benar nyata ketika saya memegang teguh janji Tuhan, saya lebih sabar dan penuh harapan. Bahkan saat situasi sulit, seperti kehilangan pekerjaan, saya tetap merasakan damai sejahtera yang membawa kekuatan untuk terus maju. Selain membaca, berdoa dan bergabung dalam komunitas iman juga sangat membantu saya untuk tetap tertanam dan bertumbuh. Dengan berdiskusi dan berbagi cerita, saya mendapatkan semangat baru dan lebih memahami Firman Tuhan secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Ini membuat iman saya semakin bertumbuh dan hidup saya dipenuhi berkat. Saya juga belajar bahwa menjadi pelaku Firman Tuhan berarti mengaplikasikan ajaran-Nya dalam tindakan, bukan sekadar teori. Setiap tindakan kebaikan, pengampunan, dan cinta kasih yang saya jalankan, seperti menolong sesama dan menghindari perilaku negatif, membuat akar iman saya semakin dalam dan kuat. Dengan cara ini, saya percaya bahwa kita semua bisa menjadi seperti pohon yang berdiri kuat di tengah badai kehidupan, berkat tertanamnya kita dalam Firman Tuhan.





















































