... Baca selengkapnyaTahun ini aku lagi jatuh cinta banget sama tunik warna mahogany buat baju Lebaran. Awalnya iseng aja cobain, ternyata di badan tuh kelihatan elegan tapi tetap hangat dan kalem. Menurutku, tunik warna mahogany ini cocok banget buat yang suka gaya Melayu tapi pengin tetap kelihatan modern dan nggak berlebihan.
Kalau mam lagi cari ide baju Lebaran yang "NYAMAN" dan "ANTI RIWEH", tunik model lurus dengan bahan yang jatuh bisa jadi pilihan. Aku pribadi suka bahan seperti katun adem atau linen halus, jadi pas dipakai seharian silaturahmi, gerak tetap enak dan nggak gampang gerah. Potongan tunik yang nggak terlalu ketat juga membantu kita tetap leluasa, apalagi kalau harus bolak-balik dapur dan tamu, khas IRT banget kan.
Untuk padu padan warnanya, tunik mahogany cakep banget kalau dipasangkan dengan bawahan warna krem atau nude. Kesan Melayunya langsung dapet, tapi tetap kekinian. Kadang aku juga padukan dengan rok span atau kain lilit warna hijau zaitun atau peach lembut, dapat sentuhan manis tapi nggak norak. Di foto-foto inspo yang aku lihat, kombinasi merah marun, krem, hijau zaitun, dan peach itu beneran kelihatan serasi, apalagi kalau dijadikan satu tema keluarga.
Aksesori juga berpengaruh banget. Kalau tuniknya sudah berwarna mahogany yang cukup kuat, aku biasanya pilih hijab warna netral seperti krem, moka, atau beige. Biar seimbang, aku hindari motif yang terlalu ramai. Cukup hijab polos dan bros kecil, sudah bisa bikin look lebih rapi. Tasnya bisa pakai sling bag kecil atau clutch simpel, jadi pas foto keluarga tetap kelihatan niat tapi nggak ribet.
Dari segi cutting, tunik mahogany dengan detail sedikit kerutan atau kancing di depan itu praktis banget buat busui. Buat mam-mam yang masih menyusui, ini beneran "tahta tertinggi" baju Lebaran: nyaman, sopan, dan tetap cantik di foto. Kalau mau tampilan lebih ramping, bisa juga tambahin belt kecil di pinggang, asal tetap nyaman buat bergerak.
Menurutku, kunci baju Lebaran yang awet dari tahun ke tahun itu modelnya simple dan warnanya fleksibel. Tunik warna mahogany termasuk yang gampang banget dipadupadankan lagi setelah Lebaran, misalnya dipakai ke acara arisan, kondangan kecil, atau pengajian. Jadi bukan cuma dipakai sekali, tapi benar-benar kepakai berulang kali.
Kalau mam punya tema keluarga, tunik mahogany bisa dijadikan warna utama, lalu anggota keluarga lain pakai turunan warnanya seperti krem, cokelat susu, atau peach. Di foto keluarga jadi kelihatan kompak tanpa harus benar-benar kembaran persis. Menurutku ini cara paling gampang biar tetap seragam tapi tetap punya gaya masing-masing.
Kalau mam juga lagi kepikiran pakai tunik warna mahogany buat Lebaran, boleh banget share ide mix & match versi mam. Siapa tahu dari pengalaman kita sama-sama, bisa lahir lagi ide baju Lebaran IRT yang tetap tren dari tahun ke tahun.