DWP2 review: It’s like a warm hug 🫂

DWP1 was my comfort movie masa zaman study dulu.

I loved it then, and I love it still. And now, DWP2 feels just as nice, it's comforting and familiar. Dia tak lah mind blowing, but more like a warm catch up session to see how everyone is doing after all these years. It gives me that same warmth just like the first one did.

Honestly, I love it! I'm not really there for the plot tbh because the 1st one dah perfect (like how can you top that, really). I just wanted to see their journey continue, and they delivered exactly that 🤍

#devilwearsprada #devilwearsprada2 #moviereview

5/4 Diedit kepada

... Baca lagiSebagai peminat setia filem The Devil Wears Prada, saya sangat menghargai bagaimana DWP2 berjaya mengekalkan elemen nostalgia yang membuatkan filem pertama begitu ikonik. Meskipun plotnya tidak terlalu mencengkam, suasana yang tercipta dalam sekuel ini menyerupai pertemuan hangat dengan kawan lama — penuh dengan kenangan dan perkembangan baru yang menyentuh hati. Meryl Streep masih memukau dengan watak Miranda Priestly, manakala Anne Hathaway dan Emily Blunt terus membina kerjasama watak yang dinamik dan menghiburkan. Menonton DWP2 membuat saya teringat zaman belajar dulu, di mana filem pertama menjadi teman setia ketika menghadapi stres. Seperti yang dikongsi dalam ulasan, filem ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sumber kehangatan dan motivasi. Bagi sesiapa yang merindui kisah tentang cabaran dalam dunia fesyen dan perubahan hidup, DWP2 adalah kesinambungan sempurna. Filem ini juga berjaya menonjolkan perkembangan watak yang realistik, membolehkan penonton merasai perjalanan kehidupan mereka selepas beberapa tahun berlalu. Dengan gabungan pelakon hebat seperti Stanley Tucci dan kekuatan watak utama, DWP2 menunjukkan bahawa cerita tidak selalu perlu penuh dengan konflik hebat untuk menjadi menarik; kadang-kadang, kehangatan dan perlahan-lahan membina hubungan adalah kunci utama. Saya juga berasa DWP2 sesuai untuk ditonton semula bersama rakan atau keluarga, khususnya mereka yang pernah menyukai filem pertama. Ia bukan sahaja menghidupkan nostalgia tetapi juga menyemai semangat positif dalam kehidupan seharian. Jadi, jika anda mencari filem yang memberikan rasa selesa dan sentimental, DWP2 adalah pilihan yang tepat.

Siaran berkaitan

Gambar ini menampilkan 12 produk cushion berbeda dengan merek, harga, dan berat bersihnya, seperti Nuface, Salsa, Minipink, Stacey, OMG, Glad2Glow, Just Miss, Mireya, Glowsophy, Wardah, Dazzle Me, dan The Originote, untuk perbandingan.
Perbandingan lima produk cushion (Glowsophy, Nuface, Wardah, OMG, Stacey) yang direkomendasikan untuk kulit normal hingga kering, lengkap dengan rating, jumlah shade, SPF, harga, dan deskripsi singkat hasil akhir serta keunggulannya.
Empat produk cushion (Glad2Glow, The Originote, Salsa, Minipink) yang cocok untuk kulit normal hingga kombinasi, beserta rating, jumlah shade, SPF, harga, dan deskripsi karakteristik produknya.
chusion
✨ Review Cushion Pelajar Termurah — Mana yang Wajib Kamu Coba Dulu? ✨ Buat kamu yang lagi cari cushion murah tapi tetap worth it, gambar ini ngebantu banget buat bandingin harga dan isi dari berbagai brand. Cocok banget untuk pelajar atau pemula yang mau tampil glowing tanpa bikin dompet kaget.
tika

tika

467 suka

Mety fitrianijaya

Mety fitrianijaya

223 suka

Eh kenapa ChatGPT describe aku tepat sangat 😆 perfectionist & overthinker
Cuba korang try pulak.. ____Prompt kat komen____
Azwasolek

Azwasolek

192 suka

Tiga produk makeup dasar (tinted sunscreen, liquid foundation, concealing base) ditata di atas kain rajut abu-abu, dengan teks "Review time! Better mana? based on my experience by cocolemonn".
Tabung tinted sunscreen berwarna biru dengan SPF 50 PA++++ dan swatch produk berwarna terang di tangan, diberi rating 9/10. Teks menunjukkan shade 01 light.
Botol liquid foundation berwarna krem dan dua swatch produk berwarna terang di tangan, diberi rating 9.5/10. Teks menunjukkan shade 21W light.
Better mana?
cocolemonn balik lagi nihh buat review "what I used for daily makeup?" edisi makeup base. ketiga produk ini aku udah cobain buat ngampus, holiday, etc. so.. aku udah kenal pros and cons dari mereka. 💌 Madame gie tinted sunscreen • shade 01 light 🌟 9/10 + cocok kalo lagi mager pake sun
cocolemonn

cocolemonn

10 suka

Seorang wanita mengambil swafoto cermin di kamar mandi, wajahnya tertutup ponsel dengan casing motif hati. Dia mengenakan atasan hitam. Di latar belakang terlihat pintu kayu bertuliskan 'Private' terbalik dan toilet.
ready 24 jam
Pijat Panggilan Bandung Bisa Pilih Terapis Favorit Layanan 24 Jam 🏨Hotel 🏢Apartemen 🏤Guesthouse 🛖Villa 🏬Kost Eksklusif 🏣Oyo 🏣Reddoorz Pembayaran COD Reservasi Whatsapp : wa.me/+6285930474282 #pijat24jambandung #pijatpanggilan #massagepanggilan #spapanggilan #pijatrefleksibandu
Kirana Massage

Kirana Massage

52 suka

Gambar menampilkan sampul buku 'Caught Up' oleh Liz Tomforde, sebuah novel romansa kontemporer yang disebut 'THE TIKTOK SENSATION', dengan latar belakang merah muda dan tulisan 'WHAT'S IN BOOK'.
Gambar menunjukkan urutan seri 'Windy City' yang telah selesai, menampilkan sampul lima buku romansa kontemporer oleh Liz Tomforde: 'Mile High', 'The Right Move', 'Caught Up', 'Play Along', dan 'Rewind + Back'.
Gambar sampul buku 'Caught Up' oleh Liz Tomforde dikelilingi oleh deskripsi genre dan trope seperti romansa olahraga, ayah tunggal x pengasuh, perbedaan usia 7 tahun, dan romansa musim panas.
Book Review: Caught Up by Liz Tomforde🏏
💔: the severity of heartbreak you will experience 🧠: the amount of brain cells you need to understand the plot 💀: the level of dark/heavy and triggering topics presented in the book 🌶: the intensity and number of spicy scenes in the book p.s. all the ratings are decided based on my personal
rere | books review📚

rere | books review📚

0 suka

Seorang pria muda, Jake dari ENHYPEN, duduk bersila di lantai sambil membaca buku. Terdapat teks overlay 'Review Buku The Midnight Library - Matt Haig' dan 'Salah Satu Buku Favorite Jake-Enhypen'.
Sampul buku 'The Midnight Library' karya Matt Haig berwarna biru gelap dengan ilustrasi jam dan siluet orang. Teks di atasnya menyebutkan buku ini favorit Jake ENHYPEN.
Halaman buku 'The Midnight Library' yang menampilkan kutipan: 'Di antara hidup dan mati ada sebuah perpustakaan... Setiap buku memberikan kesempatan untuk mencoba kehidupan lain yang bisa saja kamu jalani.'
Review Buku : The Midnight Library - Matt Haig
🌌 Pernahkah kamu bertanya, “Bagaimana kalau aku memilih jalan lain?” Jawabannya ada di The Midnight Library, sebuah kisah tentang penyesalan, pilihan, dan arti sesungguhnya dari kebahagiaan. 📚 The Midnight Library by Matt Haig bukan sekadar novel, tapi cermin tentang hidup, penyesalan, dan kebe
Prita Merina

Prita Merina

5 suka

Lihat lagi