Dulu waktu belum nikah, mikirnya jadi Ibu Rumah Tangga (IRT) itu musuh terberatnya cuma capek fisik, kayak cucian numpuk, rumah berantakan, atau setrikaan yang menggunung.
Tapi setelah masuk ke #RealitaDewasa , aku #BaruTau kalo lelah fisik itu gak ada apa-apanya dibanding lelah mental. Menghadapi omongan tetangga, judgment dari lingkungan sekitar, sampai circle yang kadang bukannya dukung malah bikin makin overthinking. Ternyata, ujian terbesar IRT adalah menjaga hati dari orang-orang yang "beracun" (toxic).
Pas lagi burnout dan ngerasa dunia dewasa kok gini amat, aku mencoba amalkan doa² singkat ini, tapi luar biasa bikin hati langsung tenang.
Sekarang kalau lagi stres atau habis dengar omongan yang gak enak, aku langsung buka doa ini daripada sibuk ngeluh di status medsos.
Kalo kalian masih Sering ngadepin tipe orang yang suka toxic gak?
... Baca selengkapnyaMenjadi Ibu Rumah Tangga ternyata jauh lebih menantang secara mental dibandingkan yang saya bayangkan dulu. Saat menghadapi tekanan dari omongan tetangga, judgement dari lingkungan sekitar, bahkan komentar dari orang-orang terdekat yang seharusnya memberikan dukungan, saya sadar betapa pentingnya menjaga hati agar tidak terjebak dalam toxic environment. Dari pengalaman pribadi, mengamalkan doa-doa yang berbunyi:
"يَا قَوِيُّ يَا مَتِيْنُ، إِكْفِ شَرَّ الظَّالِمِيْنَ" (Yā qawiyyu yā matīn(u), ikfi syarraz-zālimīn(a)) yang artinya "Wahai Tuhan yang Maha Kuat lagi Maha Gagah, hindarkanlah kami dari kejahatan orang-orang yang zalim" membantu saya menemukan ketenangan. Saya ulangi doa ini beberapa kali saat rasa burnout melanda, dan efeknya luar biasa, hati terasa ringan dan pikiran kembali fokus pada hal positif.
Sering kali kita tidak bisa mengontrol apa yang orang katakan atau lakukan, tapi kita bisa memilih untuk bersandar pada-Nya agar hati dan pikiran kita tetap terlindungi. Kekuatan doa menjadi senjata ampuh untuk menjaga mental kita agar tidak mudah terombang-ambing oleh omongan negatif sekitar.
Selain doa, saya juga menyarankan untuk mencari komunitas yang suportif seperti forum #RealitaDewasa atau grup #TipsLemon8 agar bisa berbagi pengalaman dan saling menguatkan. Jangan biarkan toxic circle menggerogoti mental kita. Ingat, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan merawat fisik. Di sela kesibukan mengurus rumah tangga, sisihkan waktu untuk merenung dan berdoa sebagai bentuk self-care spiritual yang sangat membantu.
Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi pengingat bagi para Ibu Rumah Tangga lainnya bahwa kamu tidak sendiri menghadapi kelelahan mental, dan ada cara tepat untuk mengatasinya yakni dengan memperkuat diri melalui doa serta support system yang positif.