Akhirnya Tumbuh

Akhirnya tanaman ini jadi #EditanViral

Siapa sangka dari kondisi mengenaskan akhirnya dia tumbuh jadi Spearmint yang tampan dan gagah.

2025/9/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali coba nanem tanaman spearmint, jujur aku agak pesimis. Bibit datang dalam kondisi mengenaskan, akar banyak yang hancur karena pengiriman. Tapi karena sayang kalau dibuang, akhirnya aku coba selamatkan dengan cara stek dan perawatan pelan-pelan. Ternyata masih bisa tumbuh subur juga. Buat yang penasaran cara merawat spearmint dari kondisi lemah sampai jadi rimbun, ini beberapa hal yang aku lakukan: 1. **Pilih media tanam yang gembur** Aku pakai campuran tanah, sekam bakar, dan sedikit kompos supaya tetap poros. Spearmint nggak suka media yang terlalu becek, jadi pastikan air gampang mengalir. Di foto yang sempat aku upload, spearmint aku tanam di wadah bening biar bisa kelihatan perkembangan akarnya. 2. **Perawatan setelah stek** Karena akar awalnya rusak, aku potong batang yang masih sehat lalu stek di air dulu sampai keluar banyak akar baru. Setelah akarnya mulai banyak, baru dipindah ke media tanam. Kuncinya sabar, jangan kebanyakan diutak-atik waktu akarnya baru tumbuh. 3. **Cahaya matahari yang pas** Spearmint suka tempat terang tapi nggak terlalu terik. Aku taruh di dekat jendela yang kena cahaya pagi. Waktu pernah aku coba taruh di tempat yang terlalu panas, daunnya jadi agak layu dan pucat. 4. **Penyiraman tanaman spearmint** Aku biasanya siram saat permukaan media tanam mulai terasa kering. Jangan sampai tergenang ya, karena akar spearmint gampang busuk. Kalau pakai wadah bening, enak banget karena bisa lihat apakah bagian bawah media masih lembap atau sudah kering. 5. **Pupuk dan perangsang akar** Awal-awal setelah stek, aku sempat tambahkan vitamin atau perangsang akar dosis ringan supaya spearmint lebih kuat. Setelah tanaman spearmint mulai rimbun, baru sesekali aku kasih pupuk organik cair yang diencerkan. 6. **Tips biar cepat rimbun** Kalau sudah mulai tumbuh beberapa ruas daun, bagian pucuk bisa dicubit sedikit. Dari situlah nanti spearmint bercabang dan jadi lebih lebat. Daun yang sudah cukup besar bisa dipetik buat teh atau infused water, tapi jangan kebanyakan dulu supaya tanaman tetap kuat. Dari pengalaman ini aku jadi sadar kalau tanaman spearmint itu sebenarnya cukup tangguh, asalkan kita nggak buru-buru menyerah. Bibit yang datang dengan akar hancur pun masih bisa hidup lagi kalau dikasih kesempatan dan perawatan yang sabar. Sekarang setiap lihat spearmint hijau yang tumbuh subur di wadah bening itu rasanya puas banget, kaya lihat hasil perjuangan sendiri. Kalau kamu lagi punya tanaman spearmint yang terlihat mau mati, coba kasih perlakuan pelan-pelan seperti ini dulu. Siapa tahu nantinya bisa ikut bangga bilang, "akhirnya tumbuh" juga.

Cari ·
potong rambut untuk rambut mengembang