... Baca selengkapnyaPertama kali main ke Kampung Batik Kauman Solo, aku awalnya cuma niat cari sudut foto yang aesthetic. Ternyata sepanjang gang kecilnya tuh beneran fotogenik banget. Mulai dari dinding batik, jendela kayu tua, pintu warna-warni, sampai tembok oranye yang catnya agak mengelupas, semuanya punya karakter sendiri. Beneran kerasa kalau setiap sudutnya selalu punya cerita.
Buat kamu yang penasaran "sudut Kauman Solo" yang kece di foto-foto, sebagian besar ada di gang-gang sempit dekat rumah-rumah lama dan toko batik. Tipsku: datang agak pagi atau menjelang sore. Cahaya sore yang jatuh miring bikin bayangan dedaunan di tembok jadi dramatis, pas banget kalau kamu suka foto bernuansa warm dan kalem.
Namanya juga Kampung Batik Kauman Solo, di sini banyak banget toko batik rumahan. Aku sempat mampir ke salah satu "Toko Batik" yang tampak sederhana tapi homey, dengan tanaman merambat bunga pink di dinding. Walaupun nggak selalu beli, enak banget diajak ngobrol soal motif batik Kauman dan cerita sejarah kampungnya. Jadi kalau main ke sini, jangan cuma foto-foto, coba sempatkan lihat-lihat batik juga, siapa tahu nemu kain favorit.
Soal rute, aku biasanya jalan kaki dari area sekitar Pasar Klewer, lalu masuk ke kampung. Begitu ketemu gang kecil dengan bangunan lama berwarna oranye kemerahan dan pintu kayu berukir, itu tandanya kamu sudah mulai masuk ke area yang penuh spot foto. Tenang aja, warga sekitar ramah-ramah dan sudah terbiasa sama pengunjung yang foto-foto, asal tetap sopan dan nggak ribut.
Setelah puas menyusuri sudut Kauman Solo, enaknya sih ditutup dengan nongkrong di Dungo Kauman atau Dungo Coffee and Art Space. Lokasinya ada di dalam kampung juga, jadi berasa hidden gem. Begitu melipir masuk, vibes-nya adem: kombinasi kayu, tanaman hijau, dan suasana tenang. Cocok buat istirahat setelah keliling.
Di Dungo Kauman, aku pesan kopi dungo andalan mereka. Rasanya cukup strong tapi tetap smooth, pas ditemenin camilan ringan. Di sini kamu bisa duduk di bangku kayu dikelilingi dedaunan rimbun, rasanya kayak lagi di ruang seni mini. Banyak sudut di Dungo yang juga instagramable, mulai dari area pintu masuk sampai spot duduk santainya.
Kalau kamu lagi cari referensi "kauman dungo" atau pengen tahu kombinasi jalan-jalan di batik Kauman Solo plus hangout di coffee shop, menurutku paketnya gini: pagi atau sore explore gang kecil dan toko batik, lalu menjelang sore mampir ke Dungo Coffee and Art Space buat ngadem. Jangan lupa bawa payung atau topi, karena walaupun kampungnya adem, panas Solo tetap berasa.
Overall, 1 hari di Kampung Batik Kauman Solo ini kerasa simple tapi hangat. Gang kecil, bangunan lama, dan kopi dungo di Kauman bikin hari biasa jadi terasa lebih istimewa. Kalau kamu suka city walk santai dengan sentuhan budaya dan spot foto aesthetic, Kauman wajib banget masuk list jalan-jalanmu di Solo.