"Jujur Aja, Pernah Ngerasa Capek Banget?"
Aku tuh dulu suka banget nyari kata lelah di internet, khususnya yang nyentuh hati. Rasanya kayak butuh validasi bahwa apa yang aku rasain itu wajar: hati dan pikiran lelah, badan capek, tapi tetap harus jalan terus. Apalagi kalau lihat gambar kartun kelelahan yang lucu tapi relate, kayak ngeliat diri sendiri dalam versi lebih ringan. Kadang capek itu bukan cuma soal fisik, tapi lebih ke mental. Hati penuh, pikiran sumpek. Tidur cukup tapi tetap bangun dengan rasa hampa. Mungkin kamu juga pernah ngerasa kayak gini: lagi duduk sendiri, tiba-tiba pengen nangis tanpa alasan yang jelas. Bukan karena kamu lemah, tapi karena kamu sudah menahan banyak hal terlalu lama. Yang pelan-pelan bantu aku adalah belajar jujur sama diri sendiri. Aku mulai nulis semua unek-unek di buku kecil, semacam jurnal. Di situ aku tulis, "hari ini aku lelah", tanpa harus pura-pura kuat. Lucunya, setelah ditulis, rasanya beban di kepala sedikit berkurang. Kayak ikon buku tersenyum yang suka kita lihat di gambar motivasi, seolah-olah bilang, "gak apa-apa capek, aku dengerin kok". Selain itu, aku juga punya list kecil hal-hal sederhana yang bisa kulakuin ketika hati dan pikiran benar-benar lelah: 1. Istirahat dari HP dan sosmed sebentar, minimal 30 menit tanpa scroll apa-apa. 2. Dengerin satu playlist lagu yang nadanya menenangkan, bukan yang terlalu heboh. 3. Jalan sebentar di luar rumah, sekadar ngeliat langit atau pepohonan. 4. Curhat ke satu orang yang bener-bener dipercaya, walaupun cuma lewat chat pendek. 5. Ingat lagi doa orang tua, mimpi, dan harapan yang dulu pernah bikin matamu berbinar. Aku juga sering save gambar kartun kelelahan di galeri, yang ada tulisan motivasi kecil-kecilan. Bukan motivasi berlebihan, tapi kalimat sederhana kayak, "kamu boleh istirahat", atau "hari ini berat, tapi kamu sudah hebat karena bertahan". Kadang aku jadikan wallpaper biar tiap buka HP keinget buat pelan-pelan sayang sama diri sendiri. Yang penting, jangan bandingkan prosesmu dengan orang lain. Di sosmed orang kelihatan kuat, produktif, ceria. Padahal, mungkin di balik layar mereka juga ngerasain hati dan pikiran lelah. Kamu nggak sendirian. Capek boleh, berhenti sebentar boleh, asal jangan lupa buat bangkit lagi pelan-pelan. Kalau kamu lagi di fase ini, coba tulis di catatan kecil: satu hal yang bikin kamu tetap bertahan sampai hari ini. Entah itu keluarga, doa orang tua, mimpi masa kecil, atau harapan menjadi versi dirimu yang lebih baik. Pegang itu kuat-kuat. Karena sering kali, hal-hal kecil seperti itulah yang diam-diam nyelametin kita dari rasa ingin menyerah.
