Taukah kamu, bahwa ada 6 bagian ayam yang tidak baik untuk kesehatan dan jika kamu konsumsinya terlalu sering, bisa berdampak pada kesehatan jantung, kolesterol bahkan sampai obesitas. #WajibTau
6 Bagian Ayam tersebut yaitu :
1. Kepala ayam
2. Leher Ayam
3. Kulit ayam
4. Sayap Ayam
5. Jeroan ayam
6. Brutu Ayam
Kalau kamu masih suka mengkonsumsi bagian ayam tersebut nggaa?? Kalau aku #JujurAja masih sih, tetapi tidak semua bagian ayam yang aku makan dan tidak sering juga..
... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku termasuk yang kalau makan ayam tuh suka banget bagian kulit, sayap, bahkan kadang masih ambil kepala atau leher kalau lagi makan bareng keluarga. Setelah baca-baca soal anatomi ayam dan kandungan lemak ayam mentah, aku jadi lebih hati-hati, bukan berarti nggak boleh makan sama sekali, tapi lebih ke paham risikonya dan atur porsinya.
1. Kepala ayam mengandung apa sih?
Di kepala ayam bisa ada sisa hormon, obat suntikan, dan lemak. Beberapa sumber juga menyebutkan kepala ayam bisa mengandung kolesterol cukup tinggi. Jadi bukan racun langsung yang bikin sakit seketika, tapi kalau dimakan sering dan banyak, bisa jadi faktor risiko untuk kolesterol tinggi dan masalah jantung.
2. Leher ayam, berbahaya atau masih boleh dimakan?
Leher ayam itu dilewati banyak pembuluh darah dan dekat dengan area yang rawan terkena bakteri atau virus, apalagi kalau cuci dan masaknya kurang bersih. Kandungan lemaknya memang tidak setinggi kulit atau brutu, tapi tetap ada kolesterol. Menurutku, kalau mau makan leher ayam, pastikan dimasak sampai benar-benar matang dan jangan terlalu sering. Sesekali oke, tapi jangan tiap hari.
3. Lemak ayam mentah dan kulit ayam
Kulit ayam adalah sumber lemak dan kolesterol. Di gambar tadi juga tertulis "kolesterol/lemak" di bagian kulit. Lemak ayam mentah yang masih menempel di kulit atau brutu kalau dimakan terus menerus bisa bikin kalori harian naik drastis, dan pelan-pelan bisa berpengaruh ke berat badan dan kesehatan jantung. Tipsku: biasanya aku kupas sebagian kulit dan buang lemak yang kelihatan tebal sebelum dimasak.
4. Jeroan ayam: hati, ampela, paru, usus
Banyak yang suka jeroan karena gurih, termasuk aku. Tapi jeroan ayam mengandung purin yang cukup tinggi. Kalau kebanyakan, bisa memicu asam urat. Hati ayam juga berfungsi sebagai penyaring racun di tubuh ayam, jadi walaupun masih boleh dimakan, lebih baik batasi jumlah dan frekuensinya. Paru ayam sebenarnya boleh dimakan selama bersih dan matang sempurna, tapi sekali lagi, jangan berlebihan karena tetap mengandung lemak dan kolesterol.
5. Bagian ayam yang sebaiknya jarang dimakan
Kalau dirangkum, bagian ayam yang sebaiknya tidak dimakan terlalu sering: kepala, leher, kulit berlemak, sayap (apalagi kalau sering dapat suntikan obat saat ayam masih hidup), jeroan (hati, ampela, usus, paru) dan brutu yang penuh lemak dan berisiko menyimpan bakteri/virus. Bukan berarti harus dibuang semua, tapi jadikan mereka "makanan sesekali", bukan menu harian.
6. Tips pilih potongan ayam yang lebih aman
Sekarang aku lebih sering pilih dada ayam tanpa kulit atau paha yang dibuang lemak berlebihnya. Saat belanja, aku juga perhatiin warna dan bau daging, pastikan masih segar. Kalau masak, usahakan buang minyak berlebih, misalnya dengan memanggang atau merebus dulu sebelum digoreng sebentar.
Intinya, kenali dulu bagian-bagian ayam dan organ dalam ayam, lalu sesuaikan sama kondisi kesehatan masing-masing. Kalau punya kolesterol tinggi atau asam urat, lebih baik konsultasi dokter buat batasan porsi jeroan dan bagian berlemak. Aku sendiri masih suka beberapa bagian "nakal" ini, tapi sekarang jauh lebih jarang dan porsinya kecil supaya tetap bisa menikmati tanpa terlalu khawatir sama efek jangka panjangnya.
kepala ayam suka dikasih sma gukguk aku kk😂