RAHASIA, Di Balik Bentuk Cangkang Telur‼️

Hai Lemonade,

Ternyata, kita bisa chek telur dari bentuk telurnya tersebut..

Beda bentuk telur, beda artinya..

Dari gambar di atas, bisa di pastikan telur yang baik dan ingin tahan lama dalam penyimpanan itu mempunyai cangkang telur yang gelap, kalau kamu suka ngebaking bisa pilih telur yang bulat..

💬 Siapa yang disini kalau beli telur masih suka sembarangan pilih??

#TentangKehidupan #POVOrangTua #TipsLemon8 #PerasaanKu #weekendseru

2025/11/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSejak tahu kalau bentuk dan warna cangkang telur itu ada artinya, aku jadi lebih teliti banget tiap belanja telur. Dulu beneran asal comot satu rak, yang penting nggak retak. Sekarang, aku perhatiin: ini telur lonjong atau bulat, cangkang gelap atau terang, tipis atau tebal. Kalau kamu lagi cari putih telur tinggi protein, biasanya aku pilih telur yang bentuknya lonjong. Dari beberapa kali coba, pas dipecahin memang terasa porsi putih telurnya lebih banyak dibanding kuningnya. Telur begini enak banget dipakai buat menu diet tinggi protein, bikin omelet putih telur, atau campuran oatmeal biar lebih ngenyangin tanpa banyak lemak. Kebalikannya, kalau lagi mau baking atau bikin kue yang butuh kuning telur lebih banyak (kayak nastar, cake yang lembut, atau custard), aku sengaja cari telur bulat. Dari pengalaman, telur bulat sering punya kuning telur yang lebih besar dan lebih pekat warnanya, jadi hasil kuenya lebih cantik dan berasa "rich". Soal cangkang, aku juga belajar bedain telur cangkang tipis dan tebal. Cangkang gelap biasanya lebih tebal, rasanya agak berat waktu dipegang dan nggak gampang retak. Ini cocok banget kalau kamu mau stok telur buat beberapa hari ke depan, karena lebih tahan lama dalam penyimpanan. Biasanya aku simpan di rak kulkas bagian dalam, bukan di pintu, supaya suhunya lebih stabil dan cangkang nggak cepat lembap. Sementara telur dengan cangkang terang cenderung tipis. Waktu dipegang terasa lebih ringkih dan kalau kebentur dikit gampang retak. Telur cangkang tipis ini sebaiknya langsung dikonsumsi, jangan kelamaan disimpan. Biasanya aku pakai buat masakan harian, kayak telur ceplok, dadar, atau campuran tumisan. Aku juga pernah beberapa kali nemu telur cokelat yang ada bintik-bintik di cangkangnya. Dari info yang aku baca, nutrisinya memang bisa sedikit kurang dibanding yang mulus, tapi masih aman dikonsumsi selama nggak bau dan putih-kuning telurnya masih segar. Biasanya aku pakai duluan telur model begini supaya nggak kelamaan ngendap. Selain bentuk dan ketebalan cangkang, aku tetap cek kesegaran dengan cara sederhana: kalau digoyang pelan nggak boleh berasa "kocak" di dalam, dan kalau dipecahin, putih telurnya masih kental dan mengumpul, bukan melebar cair banget. Kombinasi lihat bentuk (lonjong atau bulat), warna cangkang (gelap atau terang), plus kondisi cangkang (tipis atau tebal) bikin aku lebih pede milih telur yang sesuai kebutuhan: mau tinggi protein, mau kuning telur melimpah buat baking, atau mau yang awet buat stok. Kalau kamu sendiri, lebih sering pakai telur lonjong atau bulat? Dan ada trik lain nggak dalam bedain telur cangkang tipis biar nggak salah simpan terlalu lama?

5 komentar

Gambar shintahri
shintahri

Pantesaaan di toko kue telurnya kecil² bulat lagi, baru tau aku kak

Gambar Nenny Hendilia
Nenny Hendilia

ilmu yg diterapkan setiap minggu sekali, pasti belu telur soalnya 😂😂 makasih kaak❤️

Lihat komentar lainnya