Sedih banget waktu pertama kali denger kalo IISMA engga bakal dilanjut..🥲
Sebagai awardee, aku merasa IISMA itu program yang bisa membuka mata aku tentang dunia, literally dalam semua aspek kehidupan. Menjadi orang yang lebih open minded juga mengaktifkan api semangat dalam diri aku untuk membawa perubahan, IISMA ini adalah program yang bagus untuk mahasiswa. Namun, ibarat pepatah “Ada banyak jalan menuju Roma”, mahasiswa punya banyak cara lho untuk keluar negeri dengan beasiswa fully funded, yaitu 3 beasiswa yang aku rekomendasikan di atas!😉🫵🏻
Apakah kamu berminat untuk kuliah di lur negeri Lemoners?🍋
... Baca selengkapnyaBanyak yang DM dan komen, "Kak, IISMA 2025 masih ada nggak? 2026 gimana?" Jujur, aku dulu juga galau banget pas muncul rumor IISMA tutup. Apalagi sebagai awardee, aku ngerasain sendiri gimana program ini benar-benar ngubah cara pandang aku soal dunia, karier, sampai cara aku mandiri di negara orang.
Hal pertama yang aku lakukan waktu denger kabar itu adalah: cek langsung ke sumber resmi. Buat kamu yang masih bingung soal IISMA 2025 atau IISMA 2026, jangan cuma mengandalkan rumor di TikTok atau Twitter. Rutin cek:
- Website resmi IISMA
- IG resmi Kampus Merdeka / IISMA
- Pengumuman resmi dari kampusmu (IRO atau biro kerja sama internasional)
Karena setiap tahun, kebijakan bisa berubah—mulai dari kuota, negara tujuan, sampai syarat IPK atau TOEFL/IELTS.
Tapi satu hal yang aku pelajari: jangan pernah gantungkan mimpi keluar negeri ke satu program aja. Waktu aku tahu IISMA belum jelas lanjut atau enggaknya, aku mulai serius riset beasiswa lain. Dari situlah aku kenal beberapa alternatif beasiswa fully funded yang sebenarnya nggak kalah menarik.
Contohnya Erasmus+ untuk S2 di Eropa. Ini bukan cuma soal kuliah gratis; banyak program yang cover tuition fee, tiket pesawat, akomodasi, bahkan tunjangan bulanan. Temanku ada yang dapat Erasmus+ dan dia cerita kalau pengalaman multicultural di kelas itu mirip banget vibes-nya sama IISMA, malah durasinya lebih panjang karena program master.
Terus ada Global UGRAD, ini beasiswa pertukaran S1 ke Amerika Serikat. Program ini biasanya 1 semester dan sudah mencakup visa, tiket keberangkatan, asuransi, dan biaya hidup di sana. Kalau kamu sedih karena nggak sempat coba IISMA, Global UGRAD bisa jadi alternatif bagus buat kamu yang pengen ngerasain jadi exchange student di kampus luar negeri.
Satu lagi yang sering kelewat adalah YSEALI Academic Fellowship. Durasinya memang lebih pendek, sekitar 5 minggu di AS, tapi ini full funded dan fokus ke isu-isu seperti civic engagement, environment, atau social entrepreneurship. Cocok banget buat kamu yang aktif organisasi dan suka hal-hal yang berbau leadership.
Jadi, sambil nunggu kejelasan apakah IISMA masih ada 2025 atau 2026, menurutku paling aman adalah:
1. Siapkan dokumen dasar dari sekarang: paspor, transkrip, sertifikat bahasa (TOEFL/IELTS), CV.
2. Asah kemampuan bahasa Inggris karena hampir semua beasiswa luar negeri butuh ini.
3. Riset beberapa program sekaligus, jangan cuma satu. Minimal punya 2–3 opsi seperti Erasmus+, Global UGRAD, atau YSEALI.
Pengalaman ikut IISMA bikin aku sadar kalau kesempatan belajar ke luar negeri itu luas banget. Jadi kalaupun nanti IISMA berubah skema atau kuotanya, kamu tetap punya banyak jalan lain buat mewujudkan mimpi kuliah atau exchange ke luar negeri dengan beasiswa fully funded.
interesting information sisst 🤩, bagaimana cara mendapatkan info pendaftaran lebih lanjutny kaa ?