Kenapa Gen Z Kebanyakan Pada Cashless?
Mau bagiin cerita aku survive ga bawa cash sama sekali selama berbulan bulan, bahkan sampe keluar kota berkali-kali. Sampe akhirnya ditampar kenyataan bahwa bawa cash itu penting banget buat keamanan kita, yang pasti sih aman dari rasa MALU yah. Jujur selama ini sering banget gagal mau beli jajan atau barang karena gabisa cash, tapi masih yang tolerable gitu lho! Cuma waktu itu aja beneran bikin malu karena udah keburu dibikinin makanannya, untungnya keadaannya lagi sepi jadi keburu untuk ke atm dulu! Aduhh kalo dibayangin gawat banget kalo posisinya yang bikin kita dalam bahaya, dijahatin orang atau sampe ditinggalin di jalan posisi gapegang uang sama sekali, huhuu kalo dipikirin jadi paranoid! Minimal banget pegang uang barang 20rb juga gapapa, safety first!
#AkuPernah #TipsDariUmurKu #TipsLemon8 #HidupHemat #studywithmeya
Sebagai seseorang yang pernah mengandalkan cashless dalam kehidupan sehari-hari, aku merasakan banyak kemudahan, terutama dalam mengelola keuangan lewat aplikasi, QRIS, dan kartu. Tapi dari pengalaman, ada hal yang bikin aku sadar kalau membawa sedikit uang tunai itu penting banget, terutama untuk keadaan yang tak terduga. Aku pernah mengalami momen di mana semua QRIS di ponselku error saat aku sudah pesan makanan. Situasi itu bikin aku malu sekaligus panik karena gak bisa bayar. Untungnya, ada orang baik yang memudahkan aku untuk segera ke ATM. Dari situ, aku belajar bahwa walaupun kita Gen Z yang melek teknologi dan suka cashless, membawa uang minimal 20 ribu atau 50 ribu rupiah itu safety first. Selain alasan keamanan, aku juga merasa dengan transaksi cashless jadi lebih mudah mencatat dan mengontrol pengeluaran. Namun, tanpa uang tunai kadang kita tetap harus punya backup untuk membayar tempat yang belum support digital atau ketika jaringan sedang bermasalah. Jadi, meski cashless menawarkan kemudahan dan efisiensi, aku menganjurkan untuk selalu menyimpan sejumlah kecil uang tunai saat keluar rumah. Ini bukan soal takut teknologi, tapi soal menjaga diri agar tetap siap dan aman dalam berbagai situasi. Bagi kamu yang juga cashless, coba mulai biasakan bawa cash secukupnya, supaya pengalaman buruk seperti yang aku alami bisa dihindari.



