Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, mengakibatkan dua ruang kelas SD Negeri 1 Ngablak digusur sehingga siswa harus belajar di musala dan aula sekolah, Rabu 25 Februari 2026.
Sebanyak 29 siswa kelas 2 yang terbagi dalam dua rombongan belajar terdampak pembongkaran tersebut. Padahal, ruang kelas itu sebelumnya masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pantauan di lokasi, pembangunan gerai KDMP masih dalam tahap pengerjaan struktur bawah bangunan. Sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas pengecoran.
Penggusuran dua ruang kelas di SD Negeri 1 Ngablak yang terdampak pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) membawa tantangan tersendiri bagi siswa dan guru. Sebagai seseorang yang pernah mengalami keterbatasan ruang belajar, saya paham betul bagaimana suasana belajar bisa berubah drastis. Belajar di musala dan aula tentu memerlukan adaptasi ekstra, baik bagi siswa maupun guru. Suara jamaah dan aktivitas lain di musala bisa saja mengganggu konsentrasi, sementara aula yang biasanya digunakan untuk kegiatan lain harus disulap menjadi ruang kelas sementara. Hal ini menuntut kreativitas guru dalam mengatur metode pembelajaran agar proses belajar tetap efektif. Dari pengalaman saya, ruang belajar yang memadai sangat penting untuk kenyamanan dan konsentrasi siswa. Oleh karena itu, penting bagi pihak terkait membatasi waktu pembangunan agar dampak terhadap proses belajar bisa diminimalisir. Pemerintah dan pengembang koperasi juga sebaiknya menyediakan solusi sementara seperti tenda kelas atau meningkatkan fasilitas musala agar lebih kondusif. Selain itu, komunikasi yang baik antar sekolah, orang tua, dan pengembang sangat dibutuhkan untuk menjaga semangat belajar siswa. Melalui koordinasi yang baik, masalah ini bisa jadi pelajaran berharga tentang pentingnya perencanaan pembangunan yang tidak mengganggu aktivitas pendidikan. Kesimpulannya, meski pembangunan Koperasi Desa Merah Putih membawa manfaat ekonomi, perhatian serius terhadap dampak sosial seperti penggusuran ruang kelas sangatlah penting. Pengalaman ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan pembangunan dan kelangsungan proses pendidikan anak-anak di desa.




































