Alhamdulillah
Dalam Islam, hati yang mati bukan hanya sekadar kehilangan perasaan, tetapi juga kehilangan kepekaan spiritual kepada Allah SWT. Ciri-ciri hati yang mati menurut ajaran Islam meliputi kebutaan hati terhadap kebenaran, hilangnya rasa takut kepada-Nya, dan ketiadaan ketulusan dalam beribadah. Dari pengalaman saya, hati bisa mulai mati ketika kita terlalu sibuk dengan duniawi dan lalai memperbanyak dzikir. Salah satu cara yang saya lakukan untuk menjaga hati tetap hidup adalah dengan rutin membaca Al-Qur'an dan merenungkan maknanya. Selain itu, melatih diri untuk selalu beristighfar dan memohon ampunan membantu hati menjadi lebih lembut dan peka terhadap perintah Allah. Menghindari perbuatan dosa juga sangat penting karena dosa yang berlarut dapat mengerasnya hati. Selain itu, menonton konten dakwah yang menyentuh hati, seperti video bertema tanda-tanda hati yang mati yang pernah saya temukan di social media, juga membantu mengingatkan dan memotivasi diri untuk juga menjaga hati tetap hidup. Dengan demikian, hati yang hidup akan membuat kita lebih semangat dalam menjalankan ibadah dan selalu merasa dekat dengan Allah.



























