Haruskah Sholat Jumat dengan 40 Orang Jama'ah?

Haruskah Sholat Jumat dengan 40 orang jama'ah?

فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ‌ اللَّـهِ وَذَرُ‌وا الْبَيْعَ

"Maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli” (QS. Al Jumu’ah: 9)

kata "kalian" dalam ayat tersebut berarti jamak, yaitu minimal 2 orang. Tidak ada hadits shahih yang mengharuskan 40 orang atau 12 orang.

Jadi… angkanya ijtihad ulama, bukan angka yang langsung disabdakan Nabi.

Dan soal minimal jamaah, bahasanya itu masuk ranah fiqih, bukan hadits.

Shalat Jumat adalah seperti shalat jama’ah lainnya. Yang membedakannya adalah adanya khutbah sebelumnya. Selain itu tidak ada dalil yang menyatakan bahwa shalat jumat itu berbeda.

Dan yang lebih baik lagi mendingan kita yang pria sholat Jumat di masjid aja.

#hadits #hadith #islam #moslem #muslim

Jakarta
2025/12/10 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDari pengalaman pribadi dan diskusi dengan para ustadz, saya merasakan bahwa pentingnya jumlah jamaah dalam sholat Jumat sering disalahpahami. Banyak yang mengira bahwa wajib hukumnya ada minimal 40 orang agar sholat Jumat sah, namun ternyata ini adalah angka ijtihad ulama, bukan ketetapan dari hadits shahih. Sebagaimana ayat dalam QS. Al Jumu’ah: 9 menyebutkan "kalian" dalam arti jamak, yang minimal bisa berarti dua orang. Ini menandakan bahwa sholat Jumat bisa dilaksanakan dengan sedikit jamaah, asalkan ada khutbah sebagai pembeda dari sholat berjamaah biasa. Selain itu, dalam praktik saya di masjid-masjid kecil di lingkungan sekitar, sholat Jumat tetap berlangsung walaupun jamaahnya kurang dari 40 orang. Tidak ada larangan yang tegas, dan khotib tetap menjalankan khutbah sesuai tuntunan fiqih. Saya juga mendapat pemahaman bahwa masalah angka minimal jamaah adalah masuk ranah fiqih, sehingga bisa berbeda pendapat antar ulama. Maka, sebaiknya kita fokus pada keutamaan berjamaah dan hadir di masjid untuk sholat Jumat, daripada terpaku pada angka minimal yang tidak jelas dalilnya. Sebagai tambahan, mengikuti sholat Jumat di masjid meningkatkan ukhuwah dan menambah keberkahan, terlepas dari jumlah jamaah. Jadi, mari kita ikuti sunnah dengan semangat mengingat Allah dan meninggalkan hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi sholat, seperti jual beli saat khutbah.