Guntur Wahono Ajak Kader Teladani Semangat Bung Karno Melalui Ziarah KebangsaanB
Guntur Wahono Ajak Kader Teladani Semangat Bung Karno Melalui Ziarah Kebangsaan
Blitar – Bulan Bung Karno 2026 menjadi momentum penting untuk mengingat kembali jasa dan pemikiran Sang Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Semangat tersebut tampak dalam kegiatan Ziarah Kebangsaan yang digelar di Makam Bung Karno, Kota Blitar, Sabtu (20/6/2026), yang diikuti keluarga besar PDI Perjuangan dari berbagai daerah.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, hadir langsung memimpin rombongan bersama Romy Soekarno, cucu Bung Karno. Kegiatan tersebut juga diikuti jajaran DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Kabupaten Jombang, kader partai, simpatisan, serta masyarakat yang ingin memberikan penghormatan kepada tokoh besar bangsa Indonesia tersebut.
Suasana khidmat terasa sejak awal acara. Para peserta melakukan doa bersama dan tabur bunga di pusara Bung Karno sebagai ungkapan rasa hormat atas perjuangan beliau dalam merebut kemerdekaan sekaligus meletakkan fondasi bangsa melalui Pancasila.
Ziarah kebangsaan ke makam Bung Karno bukan hanya merupakan bentuk penghormatan semata, tetapi juga momen refleksi yang sangat penting bagi kader-kader muda di PDI Perjuangan maupun masyarakat luas. Dari pengalaman sendiri, mengikuti kegiatan serupa memberikan saya kesempatan mendalam untuk memahami betapa besar pengorbanan Bung Karno dalam perjuangan merebut kemerdekaan dan bagaimana beliau menanamkan prinsip-prinsip kebangsaan yang relevan hingga kini. Saya merasakan suasana khidmat dan penuh inspirasi saat melakukan tabur bunga di pusara Bung Karno. Doa bersama yang dipanjatkan juga memperkuat semangat untuk meneruskan cita-cita perjuangan beliau, terutama dalam membumikan nilai-nilai Trisakti: berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Ketiga nilai ini sangat penting sebagai panduan untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa di era modern. Mengikuti ziarah ini membantu saya lebih menghayati arti keberanian dan kemandirian yang selalu diusung Bung Karno. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat solidaritas dan komitmen kader partai untuk terus menjaga persatuan dan membangun bangsa dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Pesan penting yang saya tangkap adalah bahwa perjuangan tidak berhenti setelah kemerdekaan, tetapi harus terus berlanjut dengan diwujudkan dalam tindakan nyata demi kesejahteraan rakyat. Kegiatan ziarah ini, yang dipimpin oleh tokoh seperti Guntur Wahono dan diikuti oleh keluarga besar PDI Perjuangan serta masyarakat, menjadi momen edukasi yang sangat berharga. Saya percaya, dengan memperkuat nilai-nilai perjuangan Bung Karno di generasi muda, kita akan mampu menjunjung tinggi semangat nasionalisme dan mengatasi tantangan global tanpa harus kehilangan identitas bangsa. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk mencintai dan membangun Indonesia.







































