Teknik Dasar Rajut

Hi lemonader's ✨

Siapa nih yang baru mau belajar merajut

Sebelum praktek langsung ada baiknya pelajari dulu dasar dasar dalam merajut. Silahkan di baca , semoga bermanfaat 🥰

Stitch ➡️ lubang rajut

Chain ➡️ tusuk rantai, digunakan sebagai dasar merajut

Magic ring ➡️ lingkaran ajaib

Single crochet ➡️ tusuk tunggal, hakpen memiliki 1 benang ditambah 1 dari tusukan dan dikaitkan jadi 1

Half double crochet ➡️ hakpen memiliki 2 benang ditambah 1 dari tusukan dan dijadikan 1

Double crochet ➡️ hakpen memiliki 2 benang ditambah 1 dari tusukan dan dikaitkan 2 kali seperti memiliki potongan di tengah

Increase ➡️ Memiliki 2 rajutan dalam 1 stitch sehingga menciptakan 2 stitch diatasnya

Decrease ➡️ memiliki 1 rajutan dalam 2 stitch sehingga hanya menciptakan 1 stitch diatasnya

Slip stitch ➡️ hakpen memiliki 1 benang kemudian langsung dikaitkan dengan stitch didepannya.

#rajut #tusukdasarrajut #belajarmerajut #crochetbeginner

2025/9/27 Diedit ke

... Baca selengkapnyaKalau kamu baru nemu dunia rajut dan bertanya-tanya, “rajut adalah apa sih sebenarnya?”, aku juga dulu sama persis. Di kepala cuma kebayang benang dan hakpen, tapi nggak paham konsep dasarnya. Setelah rutin latihan, baru kerasa kalau paham dasarnya itu jauh lebih penting daripada langsung buru‑buru bikin project besar. Secara simpel, rajut adalah teknik membuat kain atau bentuk 3D (seperti tas, topi, amigurumi) dari benang dengan cara mengaitkannya berulang‑ulang menggunakan hakpen. Hasil rajutan itu tersusun dari banyak stitch (lubang rajut) yang kita bentuk dari beberapa jenis tusuk dasar, misalnya chain (ch), single crochet (sc), half double crochet (hdc), double crochet (dc), sampai slip stitch (slst). Waktu awal belajar, aku biasanya mulai dari chain dulu. Chain ini ibarat pondasi: kalau pondasi kurang rapi, deretan tusuk di atasnya ikut berantakan. Tipsku, jangan terlalu kencang waktu menarik benang, supaya hakpen tetap gampang masuk ke tiap stitch. Setelah nyaman dengan chain, baru pelan‑pelan masuk ke single crochet. Buatku sc ini tusuk paling sering dipakai, terutama kalau kamu tertarik bikin amigurumi. Nah, kalau sudah kenal sc, kamu bisa coba hdc dan dc. Dulu aku selalu tertukar antara hdc dan dc, karena sama‑sama tampak lebih tinggi dari sc. Trik yang membantuku: hdc itu hakpen menahan 2 lilitan benang sebelum dikaitkan jadi 1, sedangkan dc proses kaitnya dua kali sehingga terlihat seperti ada "potongan" di tengah. Jangan takut salah, yang penting latihan pelan‑pelan sambil menghafal pola gerak tangannya. Magic ring (mr) juga penting banget kalau kamu ingin bikin rajutan bentuk lingkaran, seperti topi atau boneka. Dulu aku susah sekali bikin mr yang nggak kebuka, tapi ternyata kuncinya adalah menarik benang awal cukup kencang setelah semua tusuk di dalam ring selesai. Dari situ kamu akan sering ketemu istilah increase (inc) dan decrease (dec). Inc berarti menambah stitch dengan cara membuat 2 tusuk dalam 1 lubang, sedangkan dec mengurangi stitch dengan menggabungkan 2 lubang jadi 1 tusuk. Dua teknik ini yang bikin rajutan bisa membesar atau mengecil sesuai bentuk yang kita mau. Slip stitch (slst) biasanya kupakai untuk mengunci baris atau membuat sambungan jadi lebih rapi. Walaupun kelihatannya sepele, slst cukup menentukan tampilan akhir. Kalau slst‑nya rapi, pinggiran tas atau topi terlihat lebih profesional. Jadi, ketika ada yang bertanya "rajut adalah apa?" menurut pengalamanku, rajut bukan cuma teknik mengait benang, tapi juga proses belajar sabar. Di awal pasti banyak buka lagi (bongkar pasang rajutan), salah hitung stitch, atau hasilnya nggak rata. Tapi lama‑lama, tangan terasa lebih luwes, istilah seperti st, ch, mr, sc, hdc, dc, inc, dec, dan slst jadi hafal di luar kepala. Kalau kamu baru mulai, saranku: fokus dulu mengenal tusuk dasar rajut dan singkatannya. Latihan di benang murah, jangan langsung pakai benang favorit. Nanti kalau dasar sudah mantap, kamu bisa lebih percaya diri mencoba pola yang lebih kompleks dan bikin karya yang benar‑benar kamu banggakan.

Cari ·
ootd rajut stripe