Emang paling nikmat kalo soal kuliner Indonesia. Juaraaaa!
Cacapan khas Banjar ini salah satunya. Bikinnya gak ribet, dan rasanya gak bakal cukup bikin sekali.
Marinasi ikan : garam dan jeruk kunci yang banyak (biar gak amis)
Bakar terong lalu buang kulit hangusnya
Aku tambahin lalapan terong hijau bulat dan labuh siam yang direbus
Bahan cacapan:
Air panas secukupnya
Asam jawa
Irisan bawang merah dan cabe rawit
Terasi bakar
Garam
Micin
Dan perasa sonki/jeruk kunci
Sebagai urang Banjar, cacapan itu sudah kayak menu wajib tiap ada ikan bakar di rumah. Dulu aku cuma tahu makan aja, nggak terlalu paham cara membuat cacapan Banjar yang rasanya seimbang antara asam, pedas, dan gurih. Setelah sering coba-coba, akhirnya nemu racikan yang pas dan gampang banget diikutin. Kuncinya ada di jeruk kunci atau sonki dan asam jawa. Kalau mau cacapan khas Banjar yang seger, jangan pelit di bagian ini. Biasanya aku siapkan mangkuk, isi air panas secukupnya, lalu masukkan sedikit asam jawa. Tunggu sebentar sampai asam larut, baru disaring biar bijinya nggak ikut. Untuk bawangnya, aku pakai bawang merah yang diiris tipis, bukan diuleg. Menurutku, iris tipis bikin cacapan lebih fresh dan kriuk dikit waktu dimakan. Cabai rawit tinggal disesuaikan sama level pedas yang kamu suka; kalau lagi pengin pedas maksimal, aku suka campur cabai rawit merah dan hijau. Terasi bakar juga penting banget. Aku biasanya bakar terasi sebentar di atas kompor sampai wangi, baru dihancurkan sedikit sebelum dimasukkan ke dalam air asam tadi. Terus tinggal tambahin garam dan sedikit micin supaya rasa gurihnya keluar. Setelah itu baru perasan jeruk kunci dimasukkan terakhir supaya aromanya tetap kuat. Kalau soal lauk, nggak harus ikan mahal. Kadang aku cuma pakai ikan kembung atau ikan nila. Marinasi ikan cukup dengan garam dan jeruk kunci yang banyak, biar benar-benar hilang bau amisnya. Diamkan dulu beberapa menit sebelum digoreng atau dibakar. Kalau dibakar, aku suka tambah olesan sedikit kecap campur minyak biar ada warna cantik dan rasa manis tipis. Sayur pendamping juga bikin makan makin lahap. Selain terong ungu yang dibakar dan dibuang kulit hangusnya, aku sering tambah terong hijau bulat dan labu siam rebus. Kadang kalau lagi ada, aku tambahin timun dan kemangi juga. Semua lalapan tinggal dicocol ke cacapan, dimakan bareng nasi hangat dan ikan, rasanya memang juara. Menurutku, cara membuat cacapan Banjar itu fleksibel. Kamu bisa atur kekentalan kuahnya: kalau mau lebih segar dan ringan, tambahin air panas sedikit lebih banyak. Kalau suka yang rasa bumbunya nendang, cukup sedikit air saja. Yang penting, cobain dulu sebelum disajikan dan koreksi rasa asam, garam, dan pedasnya sampai cocok sama selera keluarga. Jadi buat kamu yang penasaran sama cacapan khas Banjar, bisa banget coba versi rumahan kayak gini. Bahan simpel, proses cepat, tapi hasilnya bikin nambah nasi terus.