Nikmati hidupmu. kamu terlalu cantik untuk sengsara queen 👸🏻
2025/8/15 Diedit ke
... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku sering pakai kata YOLO cuma buat caption foto atau story, apalagi kalau lagi jalan ke tempat hits di Serang. Tapi makin ke sini, aku mulai kepo sama arti YOLO yang sebenarnya. YOLO itu singkatan dari "You Only Live Once" – kamu cuma hidup sekali. Kedengarannya simpel, tapi kalau dipikir-pikir, dalam banget.
Buat aku, arti YOLO bukan berarti bebas melakukan apa saja tanpa mikirin konsekuensi. Justru sebaliknya, YOLO itu ngingetin kalau hidup kita berharga, jadi sayang banget kalau dihabisin buat hal-hal yang bikin sengsara, overthinking, atau terus bandingin diri sama orang lain. Nikmati hidupmu, tapi tetap pakai hati dan akal.
Contohnya, waktu aku mulai belajar sayang sama diri sendiri. Dulu aku suka insecure sama penampilan, apalagi pakai hijab dan suka gaya yang agak modis. Takut dinilai orang, takut dibilang berlebihan. Sampai suatu hari aku foto di depan mural bertema hutan tropis dengan tulisan besar "YOLO" dan hiasan hati merah. Di situ aku mikir, yaudah sih, hidup cuma sekali, kenapa nggak dinikmati dengan versi terbaik diriku sendiri? Asal tetap sopan dan nggak merugikan orang lain.
Kalau kamu tinggal di kota seperti Serang, mungkin sering ngerasa hidup gitu-gitu aja: kerja, kuliah, pulang, repeat. Di sini YOLO bisa kamu terapin dalam hal-hal kecil. Misalnya:
- Coba eksplor tempat baru di kotamu, kafe atau spot foto estetik yang selama ini cuma kamu lewatkan.
- Berani pakai outfit yang bikin kamu merasa cantik dan percaya diri, entah itu kardigan krem favoritmu, tas kotak-kotak, atau gaya hijab yang selama ini kamu ragu coba.
- Mulai hobi baru yang selama ini cuma jadi wacana: belajar foto, journaling, atau sekadar rutin jalan sore sendirian.
YOLO juga nyentil aku soal hubungan dan pertemanan. Hidup sekali, jadi buat apa bertahan di circle yang bikin capek mental? Pelan-pelan aku belajar bilang tidak, mengurangi drama, dan memilih orang-orang yang tulus. Rasanya lebih lega dan aku bisa fokus nikmatin hal-hal kecil yang sebelumnya ke-skip.
Yang paling penting, YOLO bukan alasan buat nekat melakukan hal berbahaya atau merusak diri sendiri. Justru karena kita cuma hidup sekali, kita perlu jaga kesehatan, mental, dan masa depan. Nikmati hidupmu, tapi tetap punya batas dan nilai yang kamu pegang.
Jadi kalau sekarang kamu lagi ngerasa sengsara atau stuck, mungkin ini saatnya redefinisi arti YOLO versi kamu sendiri. Bukan harus liburan mahal atau hidup glamor, tapi berani bahagia dengan cara sederhana: minum kopi favoritmu, jalan sendirian sambil dengerin playlist kesukaan, atau sekadar berdiri di depan mural YOLO dan bilang ke diri sendiri, "Aku layak bahagia, aku nggak akan sia-siain hidupku."