Ternyata bukan cerita anak biasa! Little prince
Aduh, aku beneran nggak bisa nahan air mata pas baca buku ini. Kalian tahu nggak sih? Tiap kalimat di buku ini bikin air mata aku jatuh T_T. Soalnya, setiap bab punya pelajaran hidup yang dalam banget.
Menurutku, pelajaran utama dari *Le Petit Prince* adalah kita harus bersyukur dan menjaga apa yang kita punya. Kayak hubungan sama seseorang yang bikin kita semangat hidup—karena dia spesial buat kita, dan kita spesial karena punya dia. Tapi buku ini bukan cuma soal bersyukur, tapi juga soal gimana kita harus punya pemahaman yang lebih baik dan bikin keputusan yang tepat buat diri kita sendiri. Itu yang menentukan gimana kita melanjutkan hidup.
Oh ya, aku juga belajar sesuatu dari si Pangeran Cilik. Dia selalu penasaran dan nggak takut buat bertanya tentang apa pun. Karena rasa penasarannya itu, dia nggak punya rasa takut. Dari situ aku sadar, dunia ini luas banget dan penuh pelajaran. Setiap orang yang kita temui pasti ngasih pelajaran, entah itu kenangan baik atau buruk. Mereka semua kasih kita kesempatan buat berkembang.
🌟 Rating /5: 4.9/5
📍 Dibeli dari: gramedia online/offline store
Buku "Le Petit Prince" sering dianggap sebagai karya klasik yang sederhana, namun sebenarnya mengandung filosofi mendalam yang bisa dipahami semua kalangan. Saya sendiri saat pertama kali membaca, terkesan oleh pesan yang tidak hanya cocok untuk anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang ingin merenungkan makna kehidupan. Salah satu hal yang paling berkesan adalah betapa pentingnya hubungan yang dibangun dengan orang lain, sebagaimana diilustrasikan melalui mesin waktu si Pangeran dan hubungannya dengan mawar yang dia rawat. Ini mengajarkan kita untuk menghargai setiap ikatan yang kita punya, walaupun itu sederhana sekalipun. Menurut saya, pertanyaan dan rasa ingin tahu si Pangeran Cilik sangat inspiratif. Ia mengajarkan kita untuk tidak takut bertanya dan mencari jawaban, membuka cakrawala baru tentang dunia yang luas ini. Pelajaran ini sangat relevan, khususnya di zaman sekarang, di mana informasi begitu mudah didapat tapi pemahaman mendalam sangat dibutuhkan. Selain itu, kutipan-kutipan indah yang juga tercantum dalam buku, seperti "One sees clearly only with the heart" dan "You become responsible, forever, for what you have tamed," membuat pengalaman membaca semakin personal dan menyentuh hati. Ilustrasi yang ada pun melengkapi cerita dengan cara yang unik dan memikat. Tidak hanya soal cerita, saya juga menyukai bagaimana buku ini mengajak kita merenungkan hal-hal yang tak terlihat oleh mata tapi sangat terasa oleh hati. Inilah yang membuat "Le Petit Prince" menjadi salah satu buku yang sangat saya rekomendasikan untuk dibaca berulang-ulang pada berbagai tahap kehidupan.











