... Baca selengkapnyaBelakangan ini aku lagi sering banget nongkrong di kopitiam, dan salah satu menu yang bikin penasaran itu ya Mie Bangladesh. Versi yang aku coba di Lokcan Kopitiam disajikan di mangkuk bermotif biru putih, kelihatan cantik banget, apalagi sausnya kental berwarna oranye kemerahan, ditambah telur poached di atasnya. Dari tampilan aja udah keliatan beda dari mie instan atau mie ayam biasa.
Dari segi rasa, mie kopitiam model begini biasanya punya karakter saus yang gurih, sedikit manis, dan ada hint pedas atau rempah. Di Mie Bangladesh ini, sausnya cukup rich, rasanya ‘nempel’ di mie karena teksturnya kental. Buat yang suka rasa bold, ini lumayan nagih. Tapi kalau kamu lebih suka rasa ringan dan nggak terlalu berminyak, mungkin perlu pesan level pedas atau bumbu yang disesuaikan, kalau tempatnya memungkinkan.
Tekstur mienya juga penting banget kalau kita bahas mie kopitiam. Mie yang aku dapat teksturnya lebih ke arah kenyal, nggak terlalu lembek. Biasanya, kalau aku makan di kopitiam lain, kadang ada yang terlalu overcooked, tapi di sini masih oke. Tips dari aku, kalau kamu tipe yang suka mie lebih firm (al dente), bisa banget tanya ke staff apakah bisa dibuat agak kurang matang sedikit.
Yang bikin Mie Bangladesh di Lokcan Kopitiam terasa spesial itu topping telur poached-nya. Begitu kuning telurnya dipecah dan dicampur ke saus oranye kemerahan tadi, rasa gurihnya naik level, bikin saus makin creamy. Kalau kamu suka tekstur creamy tapi bukan dari susu, kombinasi telur poached dan saus kental ini bisa jadi alasan utama buat cobain.
Soal porsi, menurut pengalamanku, seporsi mie kopitiam seperti ini cukup mengenyangkan untuk 1 orang, apalagi kalau dimakan bareng minuman seperti kopi susu atau teh tarik ala kopitiam. Kalau kamu tipe yang makannya banyak, bisa pesan tambahan side dish, misalnya dimsum atau toast biar lebih puas.
Buat yang baru pertama kali mau cobain menu mie di kopitiam, terutama yang penasaran dengan Mie Bangladesh, saran aku: perhatikan juga harga dan lokasi. Biasanya, mie kopitiam memang sedikit lebih mahal dari warung biasa, tapi kebayar dengan suasana tempat yang nyaman buat nongkrong atau kerja. Lokcan Kopitiam sendiri menurutku cocok buat yang mau makan sambil santai, karena penyajian semangkuk Mie Bangladesh-nya juga kece dan instagramable.
Aku pribadi merasa mie kopitiam kayak gini cocok dijadikan alternatif kalau bosan dengan mie ayam atau bakmi biasa. Rasanya masih familiar buat lidah orang Indonesia, tapi punya twist dari sisi saus, topping, dan cara penyajian. Kalau kamu lagi cari referensi menu mie unik di kopitiam, Mie Bangladesh dengan saus kental oranye kemerahan dan telur poached ini wajib ada di daftar yang harus kamu coba.