Sate padang favorit
Resep Sate Padang
Bahan:
400 gr daging potong - potong sebesar ukuran sate
1 lembar daun kunyit, simpulkan
3 lembar daun jeruk, sobek-sobek
3 batang sereh, geprek
4cm lengkuas, geprek
Bumbu Halus:
60 gr cabe merah
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih
2 ruas jahe
2 ruas kunyit
2 sdm bubuk kar
10cm kayu manis
1/2 butir pala
1 sdm ketumbar
1 sdt jintan
1/2 sdt lada
1 sdt kunyit bubuk
1 bunga lawang, biarkan utuh
3 kapulaga, biarkan utuh
Garam secukupnya.
Bahan Kuah:
100gr tepung beras, larutkan dengan sedikit air
Air matang
Cara Membuat:
Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan sereh, lengkuas, dan dedaunan, tumis lagi hingga bumbu matang, tambahkan bunga lawang dan kapulaga. Tambahkan daging, ungkep hingga daging matang, angkat daging ayamnya saja, potong kotak, tusuk dengan tusukan sate, siram bumbu, kemudiam bakar/panggang.
Kuah: tambahkan air ke sisa bumbu, masak hingga mendidih, angkat sereh dan dedaunan, masukkan larutan tepung beras, aduk-aduk agar tidak menggumpal, hingga mendidih dan kuah mengental, koreksi rasa. Sajikan sate dengan lontong/ketupat, siram kuah, taburi bawang goreng.
Selamat mencoba...
Waktu pertama kali coba bikin sate Padang sendiri di rumah, tantangan terbesarku itu di kuahnya. Maunya kuah sate Padang yang kental, wangi rempah, dan warnanya kuning keemasan seperti yang biasa dijual di kaki lima. Beberapa hal yang menurutku penting banget kalau mau kuah sate Padang benar-benar kental dan rasanya ‘nendang’: 1. **Pakai air rebusan daging untuk kuah** Kalau selesai mengungkep daging, jangan buang sisa air/bumbunya. Itu yang jadi dasar kuah sate Padang. Di situ sudah ada kaldu daging dan rempah, jadi kuah lebih gurih dan aromanya kuat. 2. **Tepung beras jangan langsung banyak** Untuk dapat kuah sate Padang kuah kental, aku biasanya larutkan tepung beras dengan sedikit air, lalu tuang pelan-pelan ke dalam rebusan kuah sambil diaduk terus. Kalau kurang kental, baru tambah lagi. Kalau langsung banyak, kuah bisa terlalu kental dan terasa tepung. 3. **Atur warna kuah: kuning atau merah** Kalau mau sate Padang kuah kuning, perbanyak kunyit dan sedikit kurangi cabai merah. Kalau mau sate Padang kuah merah, cabai merahnya ditambah dan bisa pakai sedikit cabai giling halus. Tapi menurutku tetap enak kalau kombinasi kuah kuning kemerahan, apalagi ditaburi bawang goreng renyah seperti di foto: kuah kental berwarna kuning kehijauan dan merah oranye di atas daun pisang. 4. **Kuah tidak gampang menggumpal** Tips pribadi: masukkan larutan tepung beras saat kuah sudah mendidih kecil, lalu terus diaduk sampai mengental. Setelah kental, kecilkan api dan jangan ditinggal terlalu lama supaya bagian bawah tidak gosong. 5. **Rasa kuah sate Padang khas Minang** Bumbu seperti jintan, ketumbar, kayu manis, kapulaga, dan bunga lawang itu yang bikin kuah sate Padang beda dari kuah sate biasa. Aku biasanya koreksi rasa terakhir: harus kerasa gurih, sedikit pedas, wangi rempah, dan ada sedikit rasa hangat dari jahe, pala, dan lada. 6. **Macam-macam sate Padang di rumah** Resep ini nggak cuma bisa dipakai untuk daging sapi. Kadang aku ganti jadi sate ayam atau sate daging campur lidah sapi. Teknik kuahnya tetap sama, jadi bisa dibilang ini versi dasar bumbu sate Padang khas Minang yang serbaguna. Tinggal sesuaikan tingkat pedas kalau mau sate Padang kuah kental pedas. 7. **Penyajian biar terasa seperti di warung** Biasanya aku sajikan di atas daun pisang, ditambah potongan lontong atau ketupat, siram banyak kuah padang kental, lalu taburi bawang goreng. Kalau suka, bisa tambah kerupuk merah khas Padang. Detail kecil begitu bikin sensasi makan di rumah serasa di warung sate Padang beneran. Dengan beberapa kali coba, lama-lama ketemu juga racikan yang pas. Jadi kalau kamu pengin sate Padang kuah kuning kental khas Padang tapi jauh dari penjual, resep dan tips ini bisa banget dicoba di dapur sendiri.
