*Ulangan 31:6 (TB) Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau."*
*Imani perjalanan hidup kita bersama Tuhan, Kekuatan kita yg terbatas akan diperlengkapi dan semakin dikuatkan ketika kita tetap Kuat dan teguh berjalan bersama NYA 🙏💪🏼*
*Marilah persiapkan hidup kita, Tubuh, jiwa dan roh kita untuk melayani Tuhan besok. Beribadahlah kepada Tuhan dg takut dan gentar 🙏🏻💗*
*Selamat malam selamat beristirahat 😇🙏*
*Sudahkah kita membaca Alkitab hari ini!!🙏🏻💗*
*Tuhan Yesus memberkati 🙏😇*
Dalam pengalaman saya, menjalani kehidupan dengan keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai merupakan sumber kekuatan yang luar biasa. Ayat dari Ulangan 31:6 ini sering kali saya renungkan terutama saat menghadapi masa-masa sulit, di mana rasa takut dan keraguan sering menguasai hati. Salah satu pengalaman yang menguatkan saya adalah ketika saya merasa berada di titik terendah, seperti yang tertulis pada pengenalan gambar, "YESUS selalu ada untuk menolong kita Disaat titik terendahmu, Tuhan Yesus ada disana." Ketika itu, saya belajar untuk tidak menyerah dan mempercayai bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan saya. Ini membuktikan bahwa iman bukan hanya konsep abstrak tapi merupakan kekuatan hidup nyata yang menguatkan tubuh, jiwa, dan roh. Selain itu, saya juga menemukan kekuatan dari rutinitas harian yaitu membaca Alkitab secara rutin. Hal ini sangat membantu memperkuat hubungan saya dengan Tuhan dan memberi ketenangan jiwa. Sebagai orang Kristen, beribadah dengan takut dan gentar bukan hanya soal mengikuti ritual, tetapi juga menghormati dan mengakui kebesaran Tuhan yang setia menyertai jalan hidup kita. Pesan dari renungan ini menginspirasi saya untuk terus mempersiapkan diri baik secara fisik maupun spiritual, karena pelayanan kepada Tuhan membutuhkan kesiapan hati dan semangat yang teguh. Saya juga mengajak teman-teman untuk sama-sama menjaga kekuatan iman kita agar ketika tiba saatnya melayani dan beribadah, kita siap memberikan yang terbaik tanpa rasa takut. Semoga pengalaman ini bisa menjadi inspirasi bagi pembaca untuk tidak mudah goyah dalam menghadapi tantangan hidup, serta selalu mengandalkan kekuatan dari Tuhan yang tidak pernah meninggalkan kita.
