Hi semua!! Aku mau sharing untuk beberapa variable, yang menurut aku pribadi paling penting untuk pembuatan KOPI SUSU
menurut ku, ada 2 hal yang paling penting.
1. Creamer
Salah pake creamer menurut ku bikin rasa kopi jadi gak enak. Entah dr takaran nya atau dr brand creamer tsb.
Terkadang, aku ngerasa ini bikin rasa kopi ku gak enak. Bikin aftertaste nya terlalu asin atau di akhir2nya berasa kentel doang tp bitter🤮
Untuk creamer, aku biasa pake evaporasi milk di gramasi 50-60ml / botol
2. Syrup
Mungkin ekpetasi kita mau punya rasa kopi se enak cafe. Tp? Budget gak nutup karna pasar masih door to door atau untuk di area lingkungan rumah yang gak terlalu tinggi permintaan nya.
Monin: Rp 155.000/700ml
Dripp: Rp 111.000/750ml
Ah ini gak masuk sama budget ku. 1 botol aku butuh 50ml syrup. Yang berarti udah makan budget product ku di Rp 11.100/botol.
Sedangkan aku cuman jual kopi ku di harga Rp 35.000/500ml 😭🥹
aku nemuin 1 syrup yang menurut ku paling pas dan gak bikin kantong jebol. Harganya di Rp 30.000/500ml
Ini udh bikin aku untung bgt! Dan rasa kopi ku gak kalah sama cafe2 hehehehe
... Baca selengkapnyaBerdasarkan pengalaman dalam membuat kopi susu untuk dijual, saya menyadari bahwa kualitas bahan sangat berpengaruh terhadap rasa akhir kopi, terutama creamer dan syrup. Creamer yang digunakan bukan hanya soal merek, tapi juga takarannya. Evaporasi milk dengan takaran sekitar 50-60ml per botol merupakan pilihan tepat karena memberikan tekstur creamy yang pas tanpa membuat rasa kopi menjadi terlalu berat atau amis. Saya sempat mencoba beberapa merek creamer, dan memang takaran serta jenisnya sangat mempengaruhi aftertaste, di mana penggunaan creamer yang salah bisa membuat kopi jadi terasa asin atau pahit setelah diminum. Selain itu, pemilihan syrup untuk kopi susu juga sangat menentukan harga jual dan keuntungan. Banyak syrup premium seperti Monin atau Dripp yang rasanya enak tapi harganya mahal, sehingga kurang cocok untuk pasar door to door atau lingkungan sekitar dengan daya beli terbatas. Saya menemukan syrup dengan harga sekitar Rp 30.000/500ml yang memberikan rasa manis dan aroma yang pas untuk kopi susu botolan tanpa membuat modal produksi membengkak. Ini membuat harga jual kopi tetap kompetitif, misal Rp 35.000/500ml, dan masih memberikan margin keuntungan yang cukup. Jadi, kunci berjualan kopi susu kekinian ala rumahan adalah memilih bahan baku berkualitas dengan harga yang ekonomis, serta menjaga proporsi takaran creamer dan syrup agar rasa tetap enak dan tidak kalah dengan kopi di kafe. Selain itu, penjualan kopi susu botolan juga dapat dipadukan dengan kemasan yang menarik untuk meningkatkan daya tarik konsumen. Dengan pengalaman ini, saya yakin siapa saja bisa memulai usaha kopi rumahan dengan modal pas-pasan namun tetap menghasilkan produk yang lezat dan diminati pasar.
spill sirupnya dong