Nastar lembut, lumer dan laris manis dilidah
🧈 Resep Nastar Lembut dan Enak
Bahan adonan
250 gr margarin
50 gr butter (biar lebih wangi dan lembut)
80 gr gula halus
2 kuning telur
350 gr tepung terigu protein rendah
50 gr maizena
30 gr susu bubuk
Bahan isi
Selai nanas secukupnya (bulatkan kecil-kecil)
Bahan olesan
2 kuning telur
1 sdt minyak / susu cair
sedikit madu (opsional biar mengkilap)
Cara membuat
1️⃣ Kocok margarin, butter, dan gula halus sebentar saja sampai lembut (jangan terlalu lama supaya nastar tidak melebar).
2️⃣ Masukkan kuning telur, aduk sampai tercampur.
3️⃣ Masukkan tepung terigu, maizena, dan susu bubuk sedikit-sedikit sambil diaduk sampai jadi adonan lembut.
4️⃣ Ambil adonan sedikit, pipihkan, isi selai nanas, lalu bulatkan.
5️⃣ Susun di loyang yang sudah dialasi baking paper.
6️⃣ Panggang di oven 160–170°C selama 20 menit.
7️⃣ Keluarkan sebentar, oles dengan bahan olesan.
8️⃣ Panggang lagi 10–15 menit sampai kuning keemasan.
💡 Tips supaya nastar lembut banget:
⭐Jangan terlalu lama mengocok margarin.
⭐Pakai campuran butter + margarin supaya wangi.
⭐Gunakan tepung protein rendah.
⭐Selai nanas harus agak kering supaya nastar tidak retak.
Sebagai pecinta kue kering nastar, saya selalu mencari resep yang menghasilkan tekstur lembut dan rasa yang meleleh di lidah. Resep ini memang sederhana, namun kunci keberhasilannya ada pada beberapa detail penting, seperti menggunakan campuran margarin dan butter untuk mendapatkan aroma yang khas dan rasa yang lebih gurih. Saya biasanya memastikan gula halus yang dipakai benar-benar halus agar adonan bisa tercampur rata tanpa butiran yang mengganggu. Selain itu, pemilihan tepung terigu protein rendah dan tambahan maizena serta susu bubuk sangat membantu menciptakan tekstur kue yang lembut dan tidak mudah keras setelah dingin. Salah satu tantangan saat membuat nastar adalah menghindari retaknya kue setelah dipanggang. Pengalaman saya, selai nanas yang digunakan harus agak kering, tidak terlalu basah, supaya adonan tidak mengembang atau retak saat dipanggang. Jika selai terlalu basah, biasanya saya mengeringkannya terlebih dahulu di wajan dengan api kecil hingga kandungan airnya berkurang. Saat memanggang, saya mengikuti saran untuk panggang pertama pada suhu 160–170°C selama 20 menit, lalu olesan kuning telur dan madu dapat memberikan kilap cantik setelah panggangan kedua selama 10-15 menit. Pastikan oven sudah dipanaskan terlebih dahulu supaya hasil panggangan merata. Selain itu, saya juga pernah mencoba variasi olesan menggunakan campuran susu cair dan minyak, dan hasilnya memberikan aroma lebih lembut dan rasa yang unik. Tips untuk tidak mengocok margarin terlalu lama juga sangat berpengaruh agar nastar tetap padat dan bentuknya tidak melebar saat dipanggang. Dari pengalaman saya, membuat nastar memang membutuhkan perhatian pada bahan dan teknik, tapi hasilnya benar-benar memuaskan. Nastar yang lembut dan lumer ini cocok untuk disajikan saat Lebaran atau sebagai hadiah istimewa. Selamat mencoba, jangan takut bereksperimen dengan bahan dan cara agar mendapatkan nastar favorit keluarga!
