Masjid Jamiq Baiturrahman kediri, ini adalah masjid yang di renovasi dari tahun 2011 waktu almarhum papuktuanku masih hidup, hingga tahun ini 2026 tepat 15 tahun masjid ini masih dalam proses renovasi🥰, itu artinya 15 tahun juga papuktuan aku udh ninggalin 2 orang anak perempuan kesayangannya dan juga cucu2 nya yang saat ini sudah beranjak dewasa🥹. Rindu papuktuan alm Tgh Khalidy Kahar🤍
Renovasi sebuah masjid bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga menyimpan banyak kenangan dan makna mendalam bagi komunitas serta keluarga yang terlibat. Pengalaman pribadi saya saat mengunjungi masjid-masjid yang direnovasi selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa setiap detail renovasi membawa cerita yang tak ternilai. Misalnya, masjid Jamiq Baiturrahman di Kediri ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga monumen hidup yang mengabadikan jasa dan kenangan almarhum seperti Tgh Khalidy Kahar. Proses renovasi yang berjalan sejak 2011 hingga saat ini tentu memerlukan kesabaran dan dedikasi tinggi dari seluruh pihak. Dari sisi spiritual, masjid adalah pusat pengikat silaturahmi keluarga dan warga, tempat mengenang mereka yang telah pergi sekaligus menjadi titik temu generasi baru, seperti cucu-cucu yang kini mulai dewasa. Kehadiran masjid ini selama sekian lama juga membantu saya memahami betapa pentingnya keberlanjutan pemeliharaan tempat ibadah sebagai warisan budaya dan agama. Saya juga belajar bahwa kata "مسجد بيتاالرحمن" yang tertera pada gambar, mengingatkan kita pada makna 'Masjid Baiturrahman' sebagai rumah kasih sayang dan tempat kekhusyukan. Keberlanjutan proyek renovasi meski memakan waktu 15 tahun menunjukkan tekad komunitas untuk menjaga dan merawat tempat suci mereka dengan penuh cinta. Dalam pengalaman saya, mengunjungi masjid seperti ini selalu meninggalkan pengalaman emosional yang mendalam, menghubungkan masa lalu dengan masa kini dan masa depan dalam sebuah ruang spiritual yang harmonis.
















