@Sri wahyu Ningsih
Menghadapi proses melupakan sesuatu atau seseorang memang bukan hal yang mudah. Saya pernah mengalami masa di mana hati terasa berat dan pikiran sulit untuk fokus karena kenangan yang terus terulang. Menurut pengalaman saya, salah satu cara efektif adalah memberi diri waktu untuk merasakan setiap emosi tanpa menekannya. Saya mulai dengan menerima bahwa perasaan sedih atau kecewa adalah bagian dari proses penyembuhan. Kemudian, saya menemukan manfaat besar dari mengalihkan perhatian dengan melakukan aktivitas produktif, seperti menulis jurnal atau mengejar hobi baru. Aktivitas ini membantu saya membuka ruang mental dan emosional yang sebelumnya terfokus pada kenangan menyakitkan. Selain itu, berbagi cerita dengan teman dekat atau keluarga juga sangat membantu. Mereka memberikan dukungan moral dan perspektif berbeda yang memperkaya cara pandang saya terhadap perasaan yang sedang dialami. Perintah dalam pikiran "otw melupakannya!" yang saya lakukan secara konsisten juga menjadi mantra pribadi untuk menegaskan niat saya dalam proses move on. Yang terpenting, jangan terburu-buru. Melupakan adalah proses yang membutuhkan kesabaran dan perlakuan baik terhadap diri sendiri. Dengan setiap langkah kecil, saya semakin merasa bebas dan siap menyambut hal-hal baru yang lebih positif dan membahagiakan.















