... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali coba konsep "my room, but night mode", fokusku adalah bikin latar ruangan estetik yang tetap fungsional dan nyaman dipakai harian. Buat aku, estetik itu bukan cuma buat difoto, tapi juga bikin betah di kamar, apalagi kalau kamar kost yang ukurannya terbatas.
Hal paling kelihatan dari night mode itu lighting. Aku pakai lampu oranye hangat sebagai sumber cahaya utama, jadi ruangan terlihat remang tapi cozy. Tipsnya, jangan pakai lampu putih terlalu terang kalau mau cari suasana estetik malam hari. Kamu bisa pakai lampu meja kecil, lampu strip LED, atau bohlam warm white yang ditaruh agak tersembunyi supaya cahaya lebih lembut. Efeknya, latar ruangan langsung kelihatan lebih dramatis dan enak difoto.
Supaya latar ruangan estetik, aku juga sengaja atur meja kerja dan area sekitar monitor. Monitor putih dengan gambar kucing di sofa, keyboard putih, sampai figur Totoro dan vas bunga putih itu jadi fokus visual. Kalau kamu punya meja kerja, coba pilih beberapa item yang mau kamu tonjolkan, misalnya headphone, laptop, atau pajangan favorit. Jangan penuhi meja dengan terlalu banyak barang biar tetap clean.
Tanaman juga bantu banget bikin ruangan terasa hidup. Di kamar ini aku taruh monstera dan beberapa tanaman pot kecil di atas tumpukan buku seperti Vogue dan Christian Dior. Selain bikin latar ruangan estetik, hijau-hijau gini bisa jadi pemecah warna kalau temanya banyak putih, cokelat, dan hitam. Kalau kamu nggak sempat rawat tanaman asli, bisa pakai tanaman plastik yang kualitasnya bagus.
Untuk dinding, aku mainkan poster, lukisan kecil, dan jam dinding hitam. Misalnya poster orang berkupluk biru, ilustrasi toaster, madu, dan apel – semua itu bikin latar belakang lebih menarik saat difoto dari sudut tertentu. Tipsnya, pilih tema warna yang masih nyambung satu sama lain, jangan campur terlalu banyak warna ngejreng supaya nuansa night mode tetap tenang.
Sudut dapur kecil di kamar kost juga bisa dibuat estetik. Di fotoku, nampan kayu berisi toples snack, botol madu, dan dekorasi bola warna-warni aku susun rapi. Triknya, pakai tray atau alas kayu/bambu supaya barang-barang kecil kelihatan lebih tertata dan nggak berantakan di mata.
Yang nggak kalah penting, latar ruangan estetik itu juga soal vibe, bukan cuma dekor. Misalnya, ada kucing yang lagi rebahan di lantai, itu otomatis bikin suasana kamar terasa hangat dan hidup. Kalau kamu nggak punya peliharaan, bisa diganti dengan bantal lantai empuk, karpet bulu, atau selimut yang dilempar santai di kursi.
Kalau kamu tinggal di kost dan pengin coba konsep night mode juga, mulai saja dari hal kecil: ganti lampu ke warna warm, tambah satu-dua tanaman, rapikan meja kerja, dan pilih satu sudut yang mau kamu jadikan "spot foto". Dari situ pelan-pelan kamu bakal nemu style latar ruangan estetik versi kamu sendiri.
Cozynyaaa✨