PAD Kabupaten Jember Tembus 1 Triliun 🤩 Tanpa Menaikan Pajak.
Hari ini, kami ucapkan dengan bangga: Terima Kasih Gus Fawait. Atas semangat, kerja nyata, dan kepeduliannya untuk Jember.
#pemkabjember #jemberbarujembermaju #gusfawait #terimakasihgusfawait
Saya pernah mengikuti perkembangan ekonomi di Kabupaten Jember dan sangat terpukau dengan capaian luar biasa ini. Menurut data terbaru, realisasi investasi di Jember naik drastis hingga Rp 2,57 triliun pada tahun 2025, melonjak 70,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian Jember benar-benar bergerak maju tanpa harus membebani warga dengan kenaikan pajak. Bahkan retribusi justru diturunkan, sebuah langkah yang jarang dilakukan oleh pemerintah daerah lain. Penggerak utama kenaikan PAD ini adalah sektor properti, kawasan industri, industri makanan, kimia, farmasi, serta perdagangan dan reparasi. Pariwisata juga turut memberikan kontribusi positif dengan kunjungan mencapai lebih dari 1,8 juta orang, yang berdampak pada pendapatan sektor pariwisata naik 2,08%. Saya berkesempatan mengunjungi beberapa destinasi wisata populer seperti Pantai Papuma dan Puncak Rembangan, dan merasakan bagaimana geliat ekonomi lokal semakin terasa. Banyak usaha kecil dan menengah yang tumbuh seiring dengan meningkatnya investasi dan kunjungan wisatawan. Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari semangat kerja nyata dan kepedulian Gus Fawait yang terus mendorong inovasi dan perbaikan tata kelola pemerintahan, sehingga investasi masuk dengan besar-besaran dan roda ekonomi bisa bergerak cepat. Saya percaya bahwa pendekatan tanpa menaikkan pajak ini sangat bernilai karena memang membuktikan bahwa pembangunan yang berkelanjutan dapat dilakukan dengan memaksimalkan potensi dan efisiensi daerah. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa kunci kemajuan daerah terletak pada keberanian untuk berinovasi, meningkatkan kepercayaan investor, dan menjaga keberpihakan kepada masyarakat agar tidak terbebani pajak berlebihan. Inilah model pembangunan yang layak dicontoh oleh daerah lain untuk menuju kemajuan ekonomi yang benar-benar inklusif dan berkelanjutan.




















































