Selama gelaran Jember Fashion Carnaval 2026, jumlah penumpang yang datang lewat jalur udara naik sekitar 32 persen sepanjang Juli.
Bahkan, sehari sebelum acara dimulai, lonjakannya tembus lebih dari 100 persen!
Ini bukti kalau JFC bukan sekadar parade fashion berkelas dunia, tapi juga magnet wisata yang berhasil menarik ribuan orang datang ke Jember.
hingga JFC 2026 sukses menggerakkan pariwisata, ekonomi, dan memperkenalkan Jember ke mata dunia.
@Pemerintah Kabupaten Jember @Gus Fawait @dishubjember
#pemkabjember #gusfawait #jemberbarujembermaju #terimakasihgusfawait #jemberfashioncarnaval
Menghadiri Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 memberikan pengalaman yang luar biasa, tidak hanya melihat parade fashion bergengsi tetapi juga merasakan bagaimana festival tersebut menggerakkan seluruh kota Jember. Dari pengamatan saya selama acara, lonjakan jumlah penumpang yang datang lewat jalur udara memang terasa signifikan, terutama menjelang puncak acara ketika hotel-hotel di Jember hampir penuh dan kuliner lokal semakin ramai dikunjungi. Fenomena ini membuktikan bahwa JFC tidak hanya mempromosikan fashion tapi juga menjadi magnet wisata yang memberikan efek berantai pada pertumbuhan ekonomi lokal. Bisnis kecil di sekitar lokasi acara, seperti kafe dan toko kerajinan tangan, turut merasakan keuntungan dari peningkatan kunjungan wisatawan. Selain itu, event ini memperkenalkan Jember ke panggung internasional, membuka peluang kolaborasi dan investasi yang lebih luas di sektor pariwisata dan budaya. Hal lain yang saya sukai adalah keberagaman tema pakaian yang dipamerkan, yang mencerminkan budaya serta inovasi kreatif masyarakat Jember dan sekitarnya. Dari pengalaman pribadi, JFC membuat saya lebih menghargai bagaimana seni dan moda bisa berperan sebagai alat pemersatu sekaligus penggerak pembangunan daerah. Acara seperti ini sangat layak untuk terus didukung agar potensi pariwisata dan ekonomi Jember dapat semakin berkembang di masa mendatang.




















































