Kalau kamu lagi cari tempat healing yang masih asri, Bukit Lambosir wajib masuk list! Di sini kamu bisa trekking santai sambil nikmatin pemandangan hijau dan megahnya Gunung Ciremai. 🌿⛰️
💰 Tiket masuk:
• Sekitar Rp15.000/orang untuk hiking / masuk kawasan 
• Camping mulai ± Rp15.000 – Rp20.000/orang 
• Sewa tenda ± Rp100.000 (opsional) 
🏕️ Ada apa aja di dalam?
✨ Trekking ± 25–45 menit ke puncak dengan view alam
✨ Spot foto alam
(Batu Macan, Batu Kembang, Batu Gajah) 
✨ Area camping view Gunung Ciremai & city light malam hari 
Bawa bekal, air minum, dan perlengkapan sendiri karena masih minim penjual makanan & listrik. 
Tempatnya cocok buat healing, camping, sunrise hunting, atau sekadar kabur sebentar dari ramainya kota. Hidden gem yang bikin kamu pengen balik lagi. 🤍
... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali ke Bukit Lambosir 849 mdpl, aku juga sempat bingung soal lokasi tepatnya di mana dan berapa sih HTM terbarunya. Buat kamu yang baru mau ke sana, ini rangkuman versi pengalaman pribadi biar nggak datang ke sana dalam keadaan blank.
Secara lokasi, Bukit Lambosir ada di Kuningan, Jawa Barat, satu kawasan dengan jalur wisata kaki Ciremai. Banyak orang nyari "Bukit Lambosir dimana" karena papan petunjuknya mulai jelas setelah kamu masuk area pedesaan. Biasanya patokannya menuju arah Palutungan, lalu ikuti papan kayu bertuliskan "Bukit Lambosir" di pinggir jalan. Setelah parkir, baru lanjut trekking kurang lebih 25–45 menit tergantung pace kamu.
Untuk HTM atau harga tiket masuk Bukit Lambosir Kuningan, waktu aku ke sana sekitar Rp15.000/orang untuk masuk kawasan / hiking. Kalau mau camping, ada tambahan sekitar Rp15.000–20.000/orang per malam. Buat yang nggak punya perlengkapan, sewa tenda mulai kurang lebih Rp100.000, tinggal sesuaikan jumlah orang dan kebutuhan. Menurutku masih ramah banget di kantong dibanding banyak camping ground lain.
Buat yang penasaran Bukit Lambosir berapa mdpl, di papan penunjuk tertulis jelas "Bukit Lambosir 849 MDPL". Jadi jalurnya masih aman untuk pemula, nggak terlalu ekstrem. Trekking-nya mostly tanah dan rumput, bakal agak becek kalau habis hujan, jadi sangat disarankan pakai sepatu kets atau sepatu hiking yang nyaman dan anti selip. Aku kemarin sempat lewat jalur berlumpur, dan jas hujan plus trekking pole benar-benar kepakai.
Di sepanjang jalur bakal ketemu beberapa papan kayu unik, salah satunya yang tulisannya: "Jika masalah tidak ada jalan keluar maka kita yang keluar jalan-jalan". Ini bikin jalur berasa lebih hidup dan instagramable juga buat spot foto singgah sebentar.
Soal fasilitas, di area bawah ada kantin sederhana bernama "Kantin Lambosir" yang jualan makanan/minuman basic. Tapi karena listrik dan penjual masih terbatas, aku tetap sarankan bawa bekal sendiri, terutama air minum. Enak banget sih makan mie atau cemilan sambil ngadep lembah hijau dan perbukitan luas, berasa healing maksimal.
Kalau kamu suka camping, kawasan ini bisa jadi alternatif selain camping Palutungan Kuningan. Bedanya, di Bukit Lambosir suasananya cenderung lebih sepi dan kerasa hidden gem. Dari area camping, kamu bisa dapat view Gunung Ciremai dan city light malam hari. Pas pagi, kalau cuaca lagi oke, sunrise-nya cakep banget.
Tips singkat dari aku: datang lebih pagi biar trekking nggak keburu gelap, cek dulu cuaca karena jalurnya tanah, siapkan jas hujan di musim hujan, dan jangan lupa bawa trash bag sendiri supaya sampah nggak tertinggal. Dengan persiapan simpel kayak gini, pengalaman ke Bukit Lambosir Kuningan bakal lebih aman, nyaman, dan tentu saja lebih memorable.