saat semuanya tela pergi,tapi Engkau
selalu ada untuk ku Tuhan
Saya pernah mengalami masa sulit dimana banyak orang di sekitar saya pergi meninggalkan saya. Namun, saya belajar bahwa Tuhan selalu hadir dalam setiap luka dan kesepian yang saya rasakan. Kasih-Nya yang tanpa batas membuat saya mampu terus melangkah meskipun hati pernah terluka. Sebagaimana tertulis, jika ada seseorang yang melukai hati kita, tetapi kita gagal untuk membenci orang tersebut, itulah kasih sejati. Kasih ini tidak hanya menghangatkan jiwa, tetapi juga menguatkan iman kita kepada Tuhan Yesus yang memberkati. Saya merasakan betapa kasih Tuhan itu nyata ketika saya memilih memaafkan dan tetap percaya bahwa Dia selalu menyertai saya. Melalui pengalaman ini, saya menyadari bahwa menghadapi kesendirian dan kekecewaan dengan kasih akan membuka pintu bagi kedamaian dan pengharapan yang baru. Semoga kisah dan refleksi ini memberi semangat bagi siapa saja yang merasa kehilangan, bahwa kasih Tuhan tidak akan pernah pergi dan selalu menyertai kita dalam setiap langkah hidup.

Aminn