“It feels like cheating…” 😏

Stuntman & fasting enthusiast @freemelon_eli shares his tried-and-tested approach to a fruit-based diet and the surprising “life hacks” he discovered along the way.

Curious about Eli’s philosophy of fruitarianism? This Q&A episode of Raw Talks dives deep into the mindset, discipline, and insights behind it all.

Comment “ELI2” below for priority access and we’ll send you the link first. 🌱✨

3/10 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMengadopsi gaya hidup fruitarianism seperti yang dijalani oleh @freemelon_eli memang terasa seperti 'cheating' dalam artian positif. Saya sendiri pernah mencoba diet berbasis buah dan puasa kombinasi selama beberapa minggu, dan efeknya benar-benar luar biasa. Selama menjalankan diet ini, tubuh terasa lebih ringan, sendi lebih lentur, dan energi meningkat tanpa kebutuhan akan stimulan atau kenyamanan dari makanan olahan. Dalam perjalanan saya, saya menyadari pentingnya disiplin mental yang kuat. Buah-buahan segar membantu memurnikan pikiran sekaligus memperbaiki kualitas tidur dan konsentrasi. Menghilangkan produk hewani dan stimulan seperti kafein juga terbukti membuat day-to-day feeling menjadi lebih baik dan bebas dari rasa sakit atau kaku di persendian. Saya merasakan peningkatan mood serta daya tahan tubuh terhadap stres. Namun, perlu diingat bahwa diet ini harus dilakukan dengan perencanaan matang untuk menghindari kekurangan nutrisi. Memulai dengan puasa air sesekali, seperti yang dilakukan Eli, menjadi metode efektif untuk 'detoks' tubuh. Selain itu, sangat penting mengonsumsi variasi buah yang kaya vitamin dan mineral serta mendengarkan sinyal tubuh sehingga diet fruitarian ini tidak hanya sehat tetapi juga menyenangkan. Pengalaman pribadi ini semakin menguatkan bahwa tubuh manusia tidak selalu memerlukan makanan olahan atau stimulan untuk merasa prima. Mengikuti filosofi Eli dan mencoba gaya hidup ini bisa jadi solusi alami bagi yang ingin memperbaiki kualitas hidup dan kesehatan secara menyeluruh.