Grandma's House in Jogja🏡
Omah Oma, which means grandmother's house, truly displays a comfortable and simple house like a grandmother's house. The journey to this place is not too far from the city, but the ambience really shows the house in the middle of the village.
Once you enter the area, you will feel very peaceful, suitable only for sitting quietly, looking at the scenery, or chatting with friends. Here you will meet a new friend, cat and dog. There was a gray cat wearing a red security guard uniform, xixi. And I saw an orange cat who was very relaxed and liked to walk around, but when it rained, he would run inside the house. There was a nice dog with a beautiful tail who loved to look around and walk around the house. Everything was so perfect.
As for the food, there are both main and light meals. The drinks also vary, with varying prices. The food is affordable, and the view is relaxing. I'd recommend coming here on a clear day, as space is limited.
Waktu pertama kali dengar nama Omah Oma, aku langsung kepo karena kesannya hangat banget, kayak beneran main ke rumah nenek. Ternyata setelah sampai, tempatnya beneran se-hommy itu. Buat yang lagi cari review Omah Oma atau penasaran Omah Oma Jogja itu seperti apa, semoga ceritaku bisa jadi gambaran. Lokasinya ada di area Bantul, agak masuk ke perkampungan, jadi begitu sudah dekat kamu bakal lihat suasana sawah dan rumah-rumah warga. Rutenya masih cukup mudah dijangkau pakai motor maupun mobil, tapi kalau bawa mobil siap-siap pelan-pelan ya karena jalannya agak sempit di beberapa titik. Di Maps tinggal ketik "Omah Oma" dan ikuti petunjuknya, sejauh ini cukup akurat. Bangunan rumahnya sendiri sederhana, mirip rumah oma-oma beneran, dengan nuansa kayu dan perabot jadul yang bikin nyaman. Banyak orang yang datang ke sini juga buat foto-foto karena gambar Omah Oma memang cantik, dari teras, halaman, sampai sudut-sudut kecil di dalam rumah. Kalau kamu suka foto estetik, jangan lupa eksplor tiap sudut karena banyak spot lucu yang kelihatan natural, tidak dibuat-buat. Kalau soal menu, Omah Oma lebih ke arah kafe rumahan. Ada makanan berat kayak nasi, mie, dan beberapa lauk rumahan, plus cemilan ringan seperti gorengan, roti, atau kue-kue kecil. Untuk minuman, pilihannya cukup beragam mulai dari kopi, teh, wedang hangat, sampai minuman segar. Harga menurutku masih tergolong ramah di kantong, cocok buat nongkrong santai lama-lama tanpa bikin dompet nangis. Yang bikin makin betah, di sini ada kucing dan anjing yang sudah biasa dengan pengunjung. Mereka nggak galak, malah cenderung manja dan suka keliling rumah. Ini yang bikin vibes "grandma's house" kerasa banget: rumah sederhana, hewan peliharaan yang mondar-mandir, dan suasana kampung yang tenang. Kalau kamu datang sama teman yang suka hewan, pasti senang. Tips dariku kalau mau ke Omah Oma: - Usahakan datang pas cuaca cerah, karena banyak area terbuka dan view terbaiknya justru di luar. - Datang agak lebih awal, terutama weekend, karena tempatnya tidak terlalu besar dan cepat penuh. - Pakai outfit yang nyaman dan sopan, soalnya lokasinya di tengah kampung dan suasananya rumahan. Buat yang mungkin bertanya "grandma's house artinya apa sih?" secara harfiah ya rumah nenek, tapi di Omah Oma ini yang ditonjolkan adalah rasa hangat, sederhana, dan dekat dengan alam. Rasanya bukan sekadar ke kafe, tapi benar-benar singgah sebentar dari hiruk pikuk kota. Kalau kamu lagi explore Jogja dan pengin cari suasana beda dari kafe modern, Omah Oma ini menurutku wajib masuk list tempat yang harus dikunjungi.



















