kali ini aku mau share #KisahTerpendam ku. Sebenernya udah mau posting dari bulan maret 2025. Tp blm ada waktu yang pas buat sharing 😄
IUD itu apa sih??
IUD (Intrauterine Device) atau alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) adalah alat kecil, berbentuk huruf 'T' yang dipasang di dalam rahim untuk mencegah kehamilan.
Jadi setelah melahirkan aku dan suamiku pakai Kondom untuk mencegah kehamilan lagi.
setelah anakku berusia 2 tahun suamiku bilang coba pakai IUD. Jadi aku membulatkan tekadku untuk pakai IUD.
Februari 2023 akhirnya terpasang IUD di rahimku 😊
aku ke dokter kandungan untuk pasang.
✨️Efek IUD di aku ✨️
- Pertama pasang 3 hari masih flek
- Hari ke 4 setelah pemasangan sudah boleh berhubungan tp kata dokter pakai kondom dulu
-Rasanya seperti ada yg ganjel gitu kaya rasa gak nyaman. mau buat olahragapun sepertinya tidak nyaman. seperti karna masih baru pemasangan.
- Volume darah haidnya super banyak, waktunya juga kurleb 7 harian
- Pernah sekali haid lebih dari tanggal haid udah kepikiran banget apa hamil ya??
-Kadang kalau berhubungan suami sih bilangnya sakit.
IUD ini harus rajin kontrol ya. Minimal 1 tahun sekali. Waktu Kontrol di tahun ke 2 TERNYATA IUDku turun posisinya. Jadi kata dokter harus lepas dan pasang yang baru . Padahal masih ada 3 tahun lagi.
Niatnya lepas pasang lagi aja yang baru tp ternyata suamiku sudah bilang enggak usah pakai lagi.
Kalau buat bu ibu yang pakai IUD lainnya gimana??
2025/6/9 Diedit ke
... Baca selengkapnyaSalah satu hal yang bikin aku penasaran banget sebelum pasang IUD adalah warna benang IUD itu apa sih dan gunanya buat apa. Jadi pas kontrol ke dokter, aku sekalian nanya-nanya karena kan banyak yang bilang harus rutin cek benangnya.
Dokter jelasin kalau warna benang IUD biasanya coklat tua atau kehitaman, ada juga yang agak abu-abu gelap, tergantung merek IUD-nya. Benang ini ujungnya akan menjuntai sedikit di dalam vagina, dan biasanya bisa diraba pelan-pelan dengan jari sendiri. Fungsinya buat memudahkan dokter saat mau melepas atau ganti IUD, dan buat tanda kalau IUD masih ada di tempat. Jadi kalau kita cek pelan-pelan dan masih merasa ada benang, itu salah satu indikasi kalau IUD masih terpasang.
Pas aku coba cek pertama kali, jujur agak takut, takut kesakitan atau salah pegang. Tapi dokter bilang nggak apa-apa, asal tangan bersih dan dilakukan pelan-pelan. Aku rasanya cuma kayak ada benang halus, bukan sesuatu yang sakit, cuma agak aneh karena baru pertama kali. Dari situ aku lumayan tenang, karena berarti IUD-nya masih ada. Tapi ya ternyata di kontrol tahun kedua, posisi IUD-ku turun, dan dokter yang tau itu waktu pemeriksaan, bukan dari cek benang sendiri.
Menurut pengalamanku, penting banget buat ibu-ibu tau soal benang IUD ini. Kalau suatu hari kamu udah biasa cek dan tiba-tiba nggak merasa benang sama sekali, atau malah benangnya terasa lebih panjang dari biasanya, itu bisa jadi tanda posisi IUD berubah. Jangan panik, tapi langsung aja ke dokter kandungan buat pastikan. Dokter akan cek dengan USG atau pemeriksaan dalam untuk lihat posisi alat kontrasepsi IUD berbentuk T ini di rahim.
Selain soal warna benang IUD, aku juga ngerasain beberapa efek lain yang cukup mengganggu: haid jadi lebih deras dan lama, rasa nggak nyaman kayak ada yang ganjel, dan suami kadang bilang sakit waktu berhubungan. Karena itu, aku dan suami akhirnya diskusi lagi, sampai keputusan terakhir kami adalah nggak pakai IUD lagi setelah tahu posisi IUD turun.
Kalau kamu lagi cari info buat pertimbangkan IUD, menurutku jangan cuma fokus ke "praktis nggak hamil" aja, tapi juga siapin diri buat efek samping dan komitmen kontrol rutin. Tanya detail ke dokter: warna benang IUD, cara cek sendiri dengan aman, kapan harus kontrol, dan tanda-tanda kalau ada masalah. Pengalaman tiap orang beda, tapi cerita-cerita kayak gini semoga bisa jadi gambaran real sebelum kamu mutusin pakai IUD atau nggak.
pengalaman pertamaq pakai iud slma 7 tahun aman2 aja ni baru pasang IUD lagi krna iud bner2 nyaman tanpa efek samping buatku