... Baca selengkapnyaAku awalnya cuma iseng nonton podcast Merry Riana bareng Andrew Susanto di laptop, tapi ternyata banyak banget insight yang bisa diambil. Dari cara Andrew cerita, berasa real dan apa adanya, terutama soal berani ambil risiko saat orang lain takut. Dia sempat investasi di Holywings waktu pandemi, dan itu nunjukin kalau kadang peluang justru muncul di saat orang lain ragu. Bukan berarti kita asal nekat, tapi belajar hitung risiko, siap dengan skenario terburuk, dan tetap jalan kalau kita sudah yakin.
Bagian yang paling aku suka adalah waktu mereka bahas kalau bisnis itu soal konsistensi, nggak ada yang instan. Ini relate banget sama banyak orang yang pengen hasil cepat, tapi lupa kalau bangun usaha itu maraton, bukan sprint. Andrew cerita pentingnya fokus jangka panjang, bukan cuma ikut tren sesaat. Dari situ aku jadi mikir ulang soal cara aku kerja dan ngembangin diri, jangan kebanyakan lompat-lompat, tapi tahan banting dan konsisten.
Ada satu poin yang cukup mindblowing buat aku: masalah itu bukan stress, tapi challenge. Di podcast Merry Riana, Andrew jelasin kalau setiap masalah bisa jadi pemicu semangat kalau kita ubah cara pandang. Dulu aku tipe yang gampang kebawa cemas kalau ketemu masalah, tapi setelah denger sudut pandang ini, aku coba latihan lihat masalah sebagai latihan level up. Memang nggak langsung berubah, tapi pelan-pelan berasa lebih kuat.
Topik "passion vs tanggung jawab" juga menarik. Andrew cukup realistis: nggak semua orang bisa langsung kerja sesuai passion, kadang kita mulai dari tanggung jawab dulu, baru pelan-pelan mendekati passion. Ini bikin aku ngerasa lebih lega, karena ternyata wajar kalau kerjaan sekarang belum 100% ideal, yang penting kita tetap profesional dan pakai pekerjaan itu sebagai jalan buat tumbuh.
Yang bikin hangat adalah waktu Andrew ngomong soal pentingnya support system, terutama istri. Dukungan pasangan, keluarga, atau orang terdekat ternyata bisa jadi sumber tenaga ekstra. Dari sini aku belajar kalau sukses itu jarang banget berdiri sendiri; ada orang-orang di belakang layar yang terus nyemangatin, dan kita juga perlu belajar jadi support system buat orang lain.
Terakhir, poin "kerja bukan buat pamer ke orang tua" cukup nyentil. Banyak dari kita mungkin pernah kerja keras cuma buat pembuktian atau validasi, padahal yang paling penting adalah kita tahu kapasitas diri dan punya standar sukses versi sendiri. Setelah nonton podcast Merry Riana x Andrew Susanto ini, aku jadi pengen lebih jujur sama diri sendiri soal alasan aku kerja dan tujuan yang benar-benar bikin hidup terasa bermakna.
Kalau kalian juga suka konten motivasi, inspirasi, atau literasi pengembangan diri, podcast kayak gini bisa jadi temen belajar yang santai tapi tetap ngasih banyak insight. Coba tonton dan catat poin yang paling nyentuh buat kalian, lalu bandingin sama perjalanan hidup kalian sekarang.