⚠️FIZZO : LOLOSKAN KARYA VIRAL AURELIE? 🛑🤚
Hello Lemonade 🍋
Tata, back!
Hari ini aku mau spill tea yang agak panas dan bikin aku gemes banget sama dunia per-novel-an online. Kalian pasti tahu dong cerita viralnya Kak Aurelie Moeremans yang lagi sliweran di mana-mana? Ceritanya emang bagus dan relate banget.
Nah, awalnya aku liat seliweran pembahasan soal ini lewat di beranda. Jiwa kepoku meronta dong, akhirnya aku cari sendiri di aplikasinya buat buktiin ...
Dan OMG, aku kaget banget karena BENERAN ADA dong!
Masa ada DUA akun berbeda yang upload ulang cerita itu di sana? Iya, ceritanya Kak Aurelie di-up sama orang asing. Yang bikin aku makin speechless adalah isi deskripsinya.
Kurang lebih mereka bilang gini: "Ini karya Aurelie Moeremans, saya cuma bantu share buat yang gak bisa baca versi PDF, dll." (Swip gambar di atas)
Wait, what?
Yuk, kita bedah bareng-bareng kenapa hal ini BIG NO, meskipun mereka udah cantumin nama penulis aslinya.
1. "Cuma Bantu Share" Bukan Pembenaran!
Guys, tolong diingat ya. Mencantumkan nama penulis (kredit) itu cuma memenuhi hak moral, TAPI mengunggah ulang karya orang lain tanpa izin tertulis itu melanggar hak ekonomi dan hak distribusi.
Ingat rumusnya: Kredit ≠ Izin.
Kalau Kak Aurelie nggak kasih izin tertulis buat di-up di Fizzo, ya itu namanya PEMBAJAKAN. Titik. Nggak peduli niatnya semulia apa pun.
2. Gratis Bukan Berarti Milik Umum
Mentang-mentang Kak Aurelie bagiin gratis (lewat PDF atau Caption IG), bukan berarti karyanya jadi "harta karun" yang bebas kita comot terus kita pajang di lapak kita sendiri. Penulis aslinya ngegratisin buat dibaca, bukan buat didistribusikan ulang sama pihak ketiga.
3. Modus Cari Cuan?
Kita harus realistis, Fizzo itu platform yang ada sistem monetisasinya (bisa dapet cuan dari jumlah pembaca). Jadi, kalau ada yang upload karya viral orang lain di sana dengan alasan "bantu share", sorry to say, itu kemungkinan besar cuma kedok buat nunggangin traffic dan cari keuntungan pribadi dari karya orang lain. Jahat banget kan?
4. Halo, Sistem Kurasi Fizzo?
Ini yang paling bikin aku bertanya-tanya. Kok bisa lolos? Dan nggak cuma satu, tapi DUA akun?
Sistem review atau peninjauannya gimana sih? Masa cuma cek cover sama deskripsi doang? Harusnya platform sekelas Fizzo punya filter buat cek plagiasi atau setidaknya aware sama konten yang lagi viral di luar sana. Jangan sampai nunggu ada yang lapor dulu baru ditindak. Kalau gini caranya, kasihan penulis aslinya, dong.
Kesimpulan
So, yuk jadi pembaca, penulis dan pengguna aplikasi yang cerdas. Kalau kalian nemu akun yang modelan begini:
1. Jangan dibaca (biar mereka nggak dapet engagement).
2. Langsung pencet tombol REPORT.
Hargai karya penulis, sekecil atau sebebas apa pun karya itu dibagikan. Share link aslinya aja kalau emang mau bantu, jangan di-reupload!
Gimana menurut kalian? Ada yang nemu kasus kayak gini juga? Komen di bawah ya! 👇
#StopPlagiat #EdukasiLemon8 #FizzoNovel #AurelieMoeremans #HakCipta




































































Nah, betul tu kak... Mau jadi penulis itu punya modal lah, setidaknya ide sendiri. nulis amburadul pun boleh asal benar-benar dari ide sendiri. pun dengan platform, masa sekelas fizzo tidak tau buku viral kak Aurelia. Bahkan kalaupun mereka belum baca isi per-bab nya, dari cover dan sinopsis harusnya udah tau itu plagiat. heran itu di lolosin.