Katanya dulu ada seorang lelaki tua yang kelaparan setelah perjalanan jauh…
Sempat ditolak di beberapa tempat, sampai akhirnya ada warga Dusun Bengok yang memberinya makan nasi lengkap dengan lauk.
Setelah makan, beliau cuma bilang:
“Jual saja nasi seperti ini… enak.”
Dari situlah awal mula nasi punel dikenal 🍚
Nama “punel” sendiri dari kata pulen—tekstur nasi yang lembut, padat, dan nikmat di setiap suapan. Disajikan di daun pisang, lengkap dengan lauk khas seperti sate kerang, lentho, tahu bumbu, serundeng, dan sayur nangka muda… sederhana tapi kaya rasa 🥺
Sekarang, nasi punel bahkan sudah jadi Warisan Budaya dari Pasuruan ❤️
... Baca selengkapnyaNasi Punel khas Bangil merupakan salah satu kuliner tradisional yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta masakan nusantara. Tekstur nasi yang pulen memang menjadi daya tarik utama, membuat setiap suapan terasa lembut dan memanjakan lidah. Namun, yang membuat nasi punel benar-benar istimewa adalah kombinasi lauk yang disajikan bersamanya.
Lauk seperti sate kerang, lentho, tahu bumbu, serundeng, dan sayur nangka muda bukan hanya melengkapi rasa tetapi juga menciptakan harmoni cita rasa yang kaya dan nikmat. Saya pernah mencoba nasi punel saat berkunjung ke Bangil, dan sensasi sambal yang pedas menggugah selera serta daging yang empuk benar-benar membuat makanan ini terasa sebagai comfort food terbaik saya hari itu.
Selain rasa, penyajian nasi punel di atas daun pisang menambah kesan tradisional dan aromatik yang khas. Ini juga membuat pengalaman makan jadi lebih autentik dan dekat dengan tradisi lokal. Bahkan, nasi punel kini mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya dari Pasuruan, menandakan pentingnya menjaga dan melestarikan kuliner ini bagi generasi mendatang.
Bagi yang mencari makanan sederhana namun memiliki cerita dan sejarah di baliknya, nasi punel sangat layak dicoba. Dari kisah seorang lelaki tua yang diterima oleh warga Dusun Bengok hingga menjadi ikon kuliner Bangil, nasi punel membawa kehangatan dan kenangan tersendiri untuk siapa saja yang menikmatinya.
Jika Anda penggemar masakan rumahan dengan cita rasa khas Jawa Timur, jangan sampai melewatkan peluang untuk mencicipi nasi punel. Selain membuat perut kenyang, pengalaman ini akan membuat Anda jatuh cinta pada kelezatan kuliner tradisional yang tidak hanya soal rasa, tapi juga soal budaya dan nilai sejarah yang melekat.