IRT: Buang Barang Gak Kepake, Hindari Dosa!

#GoodBye2025 … Sebentar lagi kita menyambut tahun baru, tapi sebelum itu aku mau share pengalaman sebagai IRT soal barang-barang gak kepake di rumah yang ternyata bisa jadi sumber dosa diam-diam 😱.

Sebagai IRT, aku kadang suka simpan barang “ntar kepake” atau “sayang dibuang”.

Tapi ternyata, menumpuk barang gak berguna itu bisa bikin kita:

* Lupa bersyukur 😔

* Menimbulkan sifat boros & mubazir 💸

* Bisa jadi dosa karena mubazir ⚠️

Contohnya nih:

👚 Pakaian yang udah nggak muat

🧸 Mainan anak yang rusak atau udah nggak dipakai

📱 Gadget lama yang cuma numpuk aja

🍴 Alat rumah tangga yang jarang dipakai

Kalau tetap disimpan tanpa manfaat, bisa bikin hati kita berat dan mubazir… #TakutDosa , kan? 😥

Tips biar rumah rapi + hati ringan:

1️⃣ Sortir tiap 3 bulan – pilih barang yang masih bermanfaat ✅

2️⃣ Berikan ke yang butuh – sedekah itu pahalanya gede lho 🙏

3️⃣ Jangan tunda – buang sekarang, jangan tunggu besok ✨

4️⃣ Bersyukur dengan yang tersisa – fokus sama yang bermanfaat 💖

Kalian punya barang yang sudah lama numpuk tapi nggak kepake juga gak?

Pernah takut dosa karena mubazir nggak sih? 😅

sharing yuk..

#WeekendSeru #RahasiaDalamHubungan #MauTanya

2025/12/19 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku dulu termasuk tim "siapa tahu nanti kepake". Dari wadah plastik bekas, mainan kecil anak, sampai kantong kresek penuh baju lama yang nggak muat. Awalnya merasa aman-aman aja, tapi makin ke sini sadar kalau buang barang tidak terpakai itu bukan cuma soal kerapihan, tapi juga soal hati dan tanggung jawab sebagai IRT. Biasanya aku mulai dari satu sudut kecil, misalnya lemari pakaian. Baju yang udah lebih dari 6 bulan nggak pernah kepegang, aku taruh di satu tumpukan khusus. Habis itu aku tanya diri sendiri: "Ini beneran masih dipakai, atau cuma bikin penuh?" Kalau jawabannya cuma nostalgia, aku pilih keluarin. Yang masih layak pakai aku pilah buat disedekahkan, yang udah parah banget baru dibuang. Jadi buang barang tidak terpakai tetap terasa bermanfaat, nggak seratus persen ke tempat sampah. Di dapur, wadah plastik itu salah satu sumber berantakan. Ternyata banyak banget yang tutupnya hilang, menguning, atau udah retak. Dulu aku simpan dengan alasan bisa buat cadangan, tapi kenyataannya nggak pernah dipakai. Sekarang tiap beberapa bulan aku cek lagi: kalau nggak layak pakai, langsung masuk kantong sampah. Kalau masih bagus tapi kebanyakan, aku kasih ke tetangga atau ART yang butuh. Mainan anak juga sama. Ada mainan kecil yang cuma nyebar di lantai dan bikin kaki sakit kalau keinjek. Aku ajak anak sortir bareng: mana yang masih dia sayang, mana yang udah rusak, mana yang mau dia kasih ke orang lain. Selain rumah jadi lebih rapi, anak juga belajar kalau menimbun mainan nggak selalu baik dan berbagi itu bikin hati senang. Gadget lama kayak HP jadul, kabel, dan charger random juga sering banget numpuk di laci. Aku cek satu-satu: kalau masih bisa dipakai, aku jual murah atau kasih ke orang yang butuh. Kalau udah benar-benar rusak, baru aku buang sesuai aturan, supaya nggak jadi sampah elektronik yang berbahaya. Pengalaman paling kerasa itu setelah beres-beres besar dan buang barang tidak terpakai: rumah terasa lebih lega, bersih, dan gampang diberesin. Yang paling penting, aku jadi lebih hati-hati belanja. Sebelum beli sesuatu, aku tanya dulu, "Ini beneran perlu atau cuma pengen?" Perlahan rasa boros berkurang, dan aku merasa lebih bersyukur dengan barang yang memang dipakai sehari-hari. Kalau kamu juga lagi galau mau buang barang tidak terpakai, coba mulai dari satu kategori kecil dulu, jangan semuanya sekaligus. Bikin aturan sendiri, misalnya: kalau 3–6 bulan nggak terpakai dan nggak ada fungsi khusus, berarti siap dikeluarkan dari rumah. Pelan-pelan aja, tapi konsisten. Lama-lama kamu bakal terbiasa dan sadar kalau hidup dengan barang secukupnya itu ternyata jauh lebih enak, ringan, dan insyaAllah lebih jauh dari sifat mubazir.

8 komentar

Gambar Wiwie_Astien
Wiwie_Astien

aku suka gini nih.. sayang² buang barang dengan alasan takut ntar butuh 🥺🥺 ntar liburan sortir barang aaah... ❤️❤️

Lihat lainnya(3)
Gambar Rindarviana 🌿
Rindarviana 🌿

sudah jadi kebiasaan tapi mulai perbaiki pelan pelan ya kak

Lihat lainnya(3)