Rahasia IRT tetap langsing walau pake KB.
Hai Lemoners! 🍋✨
Jujur ini bener-bener #MyJourney yang dulu penuh drama 😭
Awalnya aku takut banget pakai KB…
kepikiran bakal gemuk, badan berubah, jadi nggak pede 😔
Tapi setelah dijalanin, aku sadar… ternyata yang paling ngaruh itu kebiasaan kita sehari-hari 🥹✨
Pelan-pelan aku mulai ubah pola hidup ala IRT (yang realistis ya, bukan yang ribet 😆)
dan alhamdulillah BB tetap ke kontrol, bahkan aku jadi lebih pede 😍
Intinya…
KB bukan musuh, tapi kita harus lebih kenal tubuh sendiri & lebih sayang sama diri sendiri 🤍
kalian Ada yang lagi pakai KB juga nggak? 🤭
Ngerasa BB naik, stabil, atau malah turun? 😳
Setelah menggunakan KB, banyak ibu rumah tangga yang mengalami kekhawatiran akan perubahan tubuh, terutama kenaikan berat badan. Namun, saya ingin berbagi pengalaman pribadi yang mungkin bisa memberikan perspektif berbeda. Pada awal penggunaan KB, saya juga mengalami perubahan nafsu makan yang meningkat, terutama keinginan ngemil yang sulit dikendalikan. Tapi, saya sadar bahwa peran utama untuk menjaga berat badan bukan hanya pada KB itu sendiri, melainkan kebiasaan sehari-hari yang kita jalani. Saya mulai menerapkan pola makan yang lebih sadar tanpa harus menjalani diet ketat. Misalnya, saya tetap makan nasi sebagai sumber karbohidrat utama, tapi mengurangi gorengan dan memperbanyak konsumsi sayur dan lauk protein yang sehat. Cara ini cukup sederhana dan mudah dilakukan dalam keseharian sebagai IRT. Selain itu, walau tanpa olahraga berat, saya lebih aktif bergerak di rumah seperti menyapu dengan lebih semangat, bermain bersama anak secara aktif, dan melakukan stretching ringan. Dengan cara ini, saya tetap membakar kalori tanpa harus keluar rumah atau menyita waktu khusus untuk olahraga intens. Mengontrol kebiasaan ngemil juga menjadi kunci penting. Dulu saya sering ngemil sambil bermain ponsel, tapi sekarang saya berusaha lebih sadar dan menghindari ngemil tanpa tujuan. Jika benar-benar ingin ngemil, saya memilih camilan yang lebih sehat dan mengenyangkan supaya tidak cepat lapar lagi. Terakhir, menjaga kualitas dan waktu istirahat sangat berpengaruh. Saya tahu betapa sulitnya mengatur waktu tidur ketika harus mengurus rumah dan anak, tapi kurang tidur membuat saya mudah lapar dan menginginkan makanan manis. Intinya, penggunaan KB bukanlah alasan utama berat badan naik drastis. Dengan mengenal tubuh dan menyayangi diri sendiri, serta menerapkan pola hidup yang sehat dan realistis, IRT tetap bisa langsing dan percaya diri. Semoga pengalaman ini bisa menjadi motivasi dan membantu teman-teman yang juga menggunakan KB agar tetap sehat dan bahagia!




